Hari ini Briyanna mengajak Danisha untuk melihat seperti apa konsep pernikahannya dengan Alvan besok yang kata mama mertuanya itu memilih tema nuansa Ungu. Harusnya Danisha sudah tidak diperbolehkan kemana-mana lagi tetapi tadi calon menantunya itu merengek memaksa untuk ikut melihatnya padahal tadi Briyanna sudah mengiriminya beberapa Foto hasil dekorasinya. Tapi tetap saja Danisha bersikeras untuk ke sana melihat secara langsung, alhasil Briyanna sendiri yang menjemputnya Danisha tadi dan membawanya menuju hotel Oswald Kingdom tempat berlangsungnya acara pernikahan mereka besok.
"Gimana, kamu suka nggak nak?" Tanya Briyanna sambil merangkul calon menantunya itu.
"Kalau nggak suka kita bisa dekor ulang lagi sayang!" Kata Briyanna lagi.
"Danish suka kok ma, malah ini terlalu mewah!" Ucap Danisha jujur sehingga menciptakan senyuman Hangat di wajah wanita paruhbaya itu.
"Tidak ada kata terlalu mewah untuk kamu sayang, semuanya harus tampak sempurna untuk menantu mama yang Cantik ini!" Puji Briyanna.
"Terimakasih ma!"
"Sama-sama sayang!"
"Harusnya mama yang berterimakasih nak, kamu mau menerima pinangan Anak mama di usia kamu yang masih sangat muda, terimakasih ya Nak!" Ucap Briyanna tulus seraya menggenggam jemari Danisha.
"Iya, sama-sama Ma!" Jawab Danisha. Tersenyum hangat.
Malamnya, Danisha dan ditemani oleh teman-teman ceweknya sudah berada di hotel dan menginap di sana untuk memudahkan merias mereka besok, pun keluarga dari Alvan juga tapi tidak dengan Alvan, laki-laki itu dilarang oleh orangtua maupun keluarga besarnya agar tidak menemui Danisha dulu sampai besok menjelang ijab Qabul tiba.
Tentu saja hal itu mendapat protesan keras dari Alvan, mana mungkin dia bisa tidak bertemu dengan Danisha, itu sebabnya dari tadi Briyanna mewanti-wanti putranya itu agar tidak keluar dari rumah secara diam-diam.
Seperti sekarang ini, Alvan tengah misuh-misuh mengikuti kemana pun Briyanna pergi, bahkan Alvan mengikuti Briyanna sampai ke dapur hanya untuk meminta kunci mobilnya yang sengaja disembunyikan oleh Briyanna.
"Ma...!
"Tidak Al, sekali mama bilang tidak tetap tidak!" Kata Briyanna tegas, dia sudah sangat jengah diikuti Alvan terus-terusan dari tadi.
"Hanya tinggal malam ini Son, bersabarlah sedikit!" Ucap Aliksa yang ikutan jengah melihat Alvan.
"Tapi aku bosan pa, masa dikurung di rumah!" Bantah Alvan.
"Alasan kamu! Lagian keluar mau kemana?" Tanya Briyanna.
"Mau ketemu Rion doang ma!" Jawab Alvan, karena memang tadi pagi Rion dan Inggrid baru pulang dari acara bulan madu mereka dan sorenya Inggrid langsung dicuri oleh Ayu untuk diajak ke hotel menemani Danisha. Jadilah Rion kesepian malam ini.
"Kita Di sini bro!" Tiba-tiba Rion sudah berdiri di ruang tamu disusul oleh Rayyan, Alex, Verrel dan Andra yang baru masuk ke dalam rumah.
"Sudah tidak ada alasan lagi kan?" Mama tau itu hanya akal-akalan kamu saja!" Ucap Briyanna tersenyum menang, karena memang Briyanna sendiri yang yang memanggil teman-teman dari putranya itu.
Alvan hanya mendengus lalu beranjak menghampiri teman-temannya di ruang tamu.
"Tolong ya kalian awasi anak ini jangan sampai keluar dari rumah!" Kata Briyanna mengingatkan.
"Tante tenang saja, malam ini Alvan dalam pengawasan kita!" Sahut Verrel.
"Lo dipingit Al!" Kata Rayyan sambil terkekeh mengejek Alvan.
"Diam lo!"
"Lagian tinggal malam ini doang padahal!" Kata Rayyan lagi.
"Lo bakalan rasain sendiri nanti!" Ucap Alvan malas.
"Sabar Al, gue juga kemarin gitu! Malah ini gue sampai rela lho tidur tanpa meluk Inggrid!" Kata Rion.
"Emangnya Inggrid kemana?"
"Ayu sama Rania yang jemput tadi, katanya mau nemenin Danisha di hotel!" Jelas Rion yang akhirnya bisa membuat Alvan diam dan tidak bersikeras untuk menemui Danisha lagi.
"Terus kita mau ngapain ini?" Tanya Andra sambil melepas jaketnya.
"Game aja yuk!" Ajak Verrel yang langsung disetujui oleh Alex dan Rayyan.
Jadilah keenam pria-pria tampan itu bermain game sambil menikmati beberapa cemilan yang sudah disediakan .
Berbeda dengan yang dilakukan para cewek-cewek di salah satu kamar hotel milik keluarga Alvan, keenam wanita cantik itu malah kompak tidur-tiduran di atas Ranjang, tidak ada yang mereka lakukan, mereka hanya membuka sesi curhat-curhatan.
"Ing, gimana sih rasanya malam pertama Lo?" Nah, siapa lagi yang punya pertanyaan seperti ini kalau bukan Elisha.
"Iya Ing, gue juga penasaran!" Kata Ayu.
"Awalnya sih sakit.....
"Ing, jangan nakut-nakutin gue dong!" Pinta Danisha memelas sehingga membuat yang lain tertawa.
"Denger dulu, gue belum selesai!" Protes Inggrid membuat Danisha langsung diam mengunci mulutnya.
"Awalnya sih sakit, degdegan juga tapi ada enaknya juga!" Ucap Inggrid yang justru membuat Elisha bertanya lagi.
"Gimana konsepnya dah sakit, degdegan tapi enak?"
"Otak Lo belum nyampe situ, tanya ke Verrel aja nanti!" Sarkas Ayu.
"Oh...iya deh!" Malah diiyain Elisha dengan polosnya sehingga membuat dia ditertawakan oleh teman-temannya.
"Ntar dia beneran nanya ke Verrel lho Ay!" Kata Rania.
"Biarin aja! Biar langsung dipraktekkin sama Verrel terus dinikahin langsung oleh Tante Grasella!" Kata Ayu.
"Setelah Danisha, siapa kira-kira diantara kita yang akan menyusul nanti ya?" Tanya Viya.
"Palingan Rania!" Jawab Inggrid.
"Iya bener, Kalau nggak Rania, Pasti Viya!" Ucap Ayu menambahkan.
"Siapa tau malah Lo duluan nanti Ay, Lo jangan lupa kalau Rayyan itu sebelas duabelas sama Alvan!" Kata Danisha sehingga membuat Yang lain ikut membenarkan ucapan Danisha barusan.
"Kayaknya nggak mungkin deh, pertunangan gue aja setelah acara nikahan Danisha Nanti!" Bantah Ayu.
"Ay, Lo lupa gimana gue yang semuanya serba tiba-tiba? Tiba-tiba tunangan, tiba-tiba udah mau nikah aja!" Kata Danisha yang lagi-lagi membuat teman-temannya tertawa.
"Siapa pun nantinya yang nyusul Danisha duluan, kita akan tetap dukung!" Ucap Viya.
"Pasti dong!" Kata Rania.
"Semoga kita selalu bahagia ya!" Ucap Inggrid yang langsung diaminkan oleh teman-temannya.
Obrolan keenam wanita Cantik itu masih berlanjut, sampai satu persatu diantara mereka tertidur. Hingga akhirnya mereka berenam tidur di satu ranjang yang sama padahal mereka punya kamar masing-masing yang sudah disediakan tapi lebih memilih tidur bersama di kamar Yang ditempati Danisha.
"
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
