Bab 172

335 40 5
                                        


Menjadi mahasiswa tingkat akhir di Universitas nusa bangsa dalam menyelesaikan tugas akhir mereka terasa sangat melelahkan, baik dari segi fisik maupun mental, istirahat yang kurang maupun pola makan yang tidak teratur semua itu hanya agar mereka bisa wisuda tepat pada waktunya. Tanpa terkecuali keenam wanita cantik yang saat ini tengah berkumpul di salah satu kantin kampus mereka,  wanita-wanita cantik itu baru saja selesai merayakan kebahagiaan mereka ketika tugas akhir mereka sudah tidak mendapat revisian lagi, dan  sudah dikumpulkan juga, setelahnya mereka akan bersama- sama  mengurus administrasi kelulusan lalu setelahnya mendaftar wisuda.

Senyum bahagia begitu tercetak jelas di wajah cantik  mereka, tidak sia-sia selama ini waktu main-main mereka tersita untuk menyelesaikan skripsi. Hampir sebulan rasanya mereka tidak berkumpul walaupun sekedar nongkrong saja.

"Setelah wisuda nanti kalian ngapain?" Pertanyaan dari Ayu membuat tatapan kelima wanita lainnya langsung tertuju pada Ayu.

"Gue mau fokus ngurus pernikahan gue, kasihan Verrel udah nunggu terlalu lama bahkan beberapa kali tertunda, setelah itu gue palingan menikmati jadi nyonya muda aja!" Jawab Elisha santai karena memang keluarga mereka sudah mulai membahas rencana pernikahan mereka.

"Masih dua Minggu lagi lho Sha!" Kata Viya sambil menyeruput jus Di depannya.

"Dua Minggu itu nggak terasa lho Vy! Bantah Inggrid.

"Kalau Lo Ing rencana Lo apa?" Tanya Viya.

"Gue mau punya anak!" Selama ini gue sama Rion menunda karena masih kuliah, tapi setelah wisuda nanti kita sepakat program!" Jawab Inggrid.

"Lo udah siap Ing untuk punya anak?" Tanya Danisha.

"Kesiapan itu kalau kita sudah memilikinya Danish, sama kayak menikah!" Kalau kita jalani dan nikmati berarti kita siap!" Jangan bilang Lo nggak siap buat punya anak!" Tembak Inggrid langsung menatap tajam ke Danisha.

"Gue nggak ada bilang gitu ya!" Gue sama Alvan nggak pernah Nunda buat punya anak, Belum dikasih aja mungkin untuk saat ini!"

"Kalau gue emang masih Nunda sih, belum pengen aja! Tapi nggak tau nanti kalau gue ngeliat Inggrid punya baby siapa tau gue pengen!" Kata Viya santai.

"Ada gitu ya, mertua Lo tanggapannya gimana?" Tanya Rania.

"Mertua gue bukan orang zaman dulu yang nyinyir kalau menantunya belum punya anak, ortu Andra orangnya santai!"

"Iya santai, tapi Mylez grup butuh pewaris!" Sarkas Ayu yang langsung membuat Viya terdiam.

"Lo sendiri gimana Ay?" Tanya Danisha pada kakak ipar sekaligus sahabatnya itu.

"Sama kayak Inggrid, kelar wisuda nanti kita langsung program!" Sahut Ayu karena memang Ayu sudah ingin sekali memiliki Bayi. Menjadi seorang ibu adalah keinginan terbesarnya.


Obrolan mereka semakin hangat dan seru tanpa memperdulikan sudah berapa lama mereka di kantin itu, bahkan Elisha dan Viya sudah dua kali memesan Makanan.


Tiba-tiba Rania mengeluarkan sesuatu dari dalam paperbag yang sedari tadi dia bawa-bawa.


"Gauys... Kalian wajib datang!" Katanya seraya memberikan satu per satu surat undangan pada sahabat-sahabatnya.


"What...Ran?????.... Lo...

"Yes! Undangan pernikahan gue sama Alex Minggu ini!" Jawab Rania.

"Heh landak! Kita udah berabad-abad duduk di sini, baru sekarang Lo kasih ini,  kenapa nggak daritadi anjir!!!!!.... Viya mencak-mencak nggak habis pikir dengan kelakuan Rania. Bukannya daritadi ngasih undangannya malah betah nentengin paperbag kemana-mana.

"Sabar Vy, orang sabar disayang mertua!"  Kata Elisha mengusap bahu Viya sambil terkekeh..

"Gimana mau sabar Sha, kita dari jam sepuluh pagi di sini lho!!!!... Viya masih mencak-mencak padahal teman-temannya yang lain hanya terkekeh melihatnya.


"Gue nggak  tau sebenarnya kapan nyokap gue dan Alex bahas ini, tiba-tiba  aja Bunda bilang semalam kalau nikahan gue dipercepat Minggu ini!" Kata Rania setelah Viya mulai anteng.

"Undangan ini juga tadi dikasih sama Alex buat dibagi ke kalian!" Tambahnya lagi.

"apapun itu Ran, kita happy for you!" Semoga nikahannya lancar tanpa kendala apapun!" Ucap Danisha sambil beranjak memeluk Rania.

"Ratu tsundere kita akhirnya melepas keperawanannya juga bentar lagi!"... Celetuk Elisha yang langsung dihadiahi jitakan sayang dari Inggrid, pasalnya suasana kantin lagi rame.


"Kirain nih bocah udah berubah!" Ucap Ayu sambil terkekeh melihat Komuk Elisha yang cemberut.

"Masih lama nggak sayang?" Entah datang darimana tiba-tiba Alvan sudah berdiri di belakang Danisha seraya membubuhkan kecupan manis di dahi wanitanya itu.

"Mas..., kok nggak bilang mau jemput?" Kata Danisha setelah menyadari keberadaan suaminya.

"Katakan itu pada ponsel kamu yang kamu abaikan sayang!" Jawab Alvan sontak membuat Danisha memhriksa ponselnya dan menemukan pesan serta beberapa panggilan tidak terjawab dari Alvan.

"Maaf Mas!" Lirih Danisha.

"Nggak apa-apa sayang, masih lama nggak nih?" Tanya Alvan lagi.

"Udah kelar kok Al, kita juga dah mau bubar!"bukan Danisha tapi Inggrid yang menjawab karena Ponselnya juga sudah berisik karena Rion tengah dalam perjalanan untuk menjemputnya.


"Kita duluan ya gays!" Pamit Danisha sambil beranjak meninggalkan area kantin kampus karena hari juga sudah mulai sore.

"Hati-hati kalian!" Ucap Rania yang hanya diacungi jempol saja oleh Alvan sambil beranjak keluar dari kantin.

"Lo dijemput nggak Sha, kalau nggak bareng gue!" Tawar Viya ke Elisha.


"Gue bawa mobil kok Vy!"

"Oh... Kalau gitu kita bubar aja yuk!" Ucap Viya yang mulai beranjak diikuti oleh Ayu dan Elisha. Sementara Inggrid sudah duluan keluar dari kantin.


"Sampai jumpa besok ya gays....!" Teriak mereka sambil dadah-dadah, Lalu setelahnya benar-benar pergi untuk pulang ke rumah masing-masing...











Maaf banget ya Readers KKN ( kelar kuliah nikah ) lama banget baru Upnya, sepertinya hampir dua bulan Yach....

Selama ini selain karena sibuk kerja, Tuhan juga kasih ujian Suami sakit batu ginjal tapi Alhamdulillah udah baik-baik saja sekarang dan udah kerja seperti biasa,  lalu aku yang sakit gigi bungsu dan harus dicabut,  dan seminggu yang lalu juga adik dari mamaku meninggal dunia, karena beberapa hal itu book ini lama banget baru Upnya...

Sekali lagi maaf ya gays....
Dan untuk yang masih setia baca makasih banget ya🥰🥰🥰🥰




KKN (Kelar Kuliah Nikah )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang