Chapter 130

88 13 1
                                    

Kembali ke Pertarungan.

Naruto membuka matanya dan menyiapkan kuda-kudanya. Shion sedikit lega memandang wajah suaminya yang tidak lagi mengkerut, tetapi menjadi ekspresi penuh keyakinan tinggi.

"Sudah dapat ide baru, wahai Uzukage-sama?" tanya Shion dengan nada datar. Naruto terkekeh, dia melebarkan sedikit jarak kedua kakinya.

"Heh...sudah dari dulu, Ratu..." Naruto maju melesat menuju Sandaime Kazekage, sementara pemimpin Suna itu menjatuhkan tombak-tombak pasir besinya ke arah Naruto dengan tatapan penuh teror.

"Jangan hanya menghindar Yondaime Uzukage!" Kazekage memandang tajam Naruto yang berlari dengan arah abstrak untuk menghindari serangan tombaknya "Keluarkanlah jutsumu untuk melawanku!"

"Kau yang minta Kazekage-danna!" Naruto menebas empat tombak pasir besi yang mengarah ke kepalanya. Sang Uzukage melompat salto depan dan menebas dua tombak besi dari arah kiri dan kanannya. Butiran pasir besi itu terpencar, Shion menutup matanya saat Naruto melesat cepat menerjang ke arah Kazekage. Mata Kazekage menajam. Kaki kanan Naruto melesat ke arah dagunya, membuat Kazekage menahan tendangan itu menggunakan silangan kedua tangannya.

"Shion, tangkap pedang Meiton!" Naruto melempar ke atas pedang Meiton, membuat Shion memandang pedang tersebut bersama background langit berwarna jingga. Kazekage menggerakan matanya ke kanan, membuat sekumpulan pasir besi melesat menuju ke arah leher Naruto.

Grep! Shion memegang gagang pedang itu dan menebas kumpulan pasir besi Kazekage dengan cepat. Naruto tersenyum senang. Dia melesatkan kaki kirinya ke rusuk kanan Kazekage. Sebuah tombak pasir besi melesat ke kaki kiri Naruto, membuat Naruto menjatuhkan kaki kanannya ke tanah menjadi tumpuan, berputar lalu melesatkan kaki kirinya ke rusuk kanan Kazekage

Duakh! 'Kena!' batin Naruto-Shion bersamaan.

"Keh...sialan!" Kazekage meninju wajah Naruto tepat di pipi kanannya. Naruto mundur selangkah ke belakang dan menggunakan kesempatan tersebut untuk menendang dagu Kazekage ke atas. Mata Kazekage melebar terkejut.

"Pertahananmu terbuka Kazekage-danna!" Naruto melompat tinggi ke atas saat tubuh Kazekage melayang deras ke langit.

"Ka-Kazekage-sama!" Ebizou shock Kazekage mereka berhasil ditendang sepert bola. Yugito dan yang lainnya tersenyum melihat Uzukage berhasil menendang dagu sang Kazekage.

"Cih..." Kazekage mendecih pelan, tetapi bibirnya masih dapat menyunggingkan senyuman senang. Pertarungan melawan sosok asli Yondaime Uzukage memang menyenangkan. Saat bertarung dengan Naruto bersama Raikage dan 7 ninja Pedang Kiri memang tidak menarik karena Naruto berada dalam kondisi diracuni, tetapi saat ini...

"MENYENANGKAN UZUKAGE-SAMA!" teriak Kazekage sambil menggerakkan matanya ke bawah. Kumpulan pasirnya melesat cepat ke atas.

Duakh! Naruto menendang kepala Kazekage menggunakan tumit kaki kanannya. Shion memiringkan kepalanya ke samping saat merasakan angin kencang menerpa wajahnya. Dia melirik ke bawah dan melihat tubuh Kazekage melesat ke bawah dengan posisi kepala di bawah. Naruto melesat cepat ke bawah dengan posisi normal. Sang Uzukage selesai menggerakkan segel tangan.

"Fuinjutsu: Neurotransmitter!" kata Uzukage pelan. Dia langsung menempelkan telapak tangan kanannya ke punggung Kazekage. Lingkaran Fuin berwarna ungu muncul di sana dan menghilang. Mata Kazekage melebar. Dia merasakan ada yang aneh terjadi pada tubuhnya.

"Aku sudah menyegel ion Kalium di tubuhmu sehingga aliran listrik saraf dari satu neuron ke neuronmu yang lain terhambat, tidak akan terjadi proses Polarisasi dan Depolarisasi pada sarafmu kazekage-danna..." Naruto menapakkan telapak tangan kirinya ke punggung Sandaime Kazekage dan lingkaran Fuin berwarna kemerahan muncul lalu menghilang perlahan.

Naruto : The Long Journey To Reveal The DarknessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang