"Pertama, dari mana Danzo tahu bahwa lima desa saling menghancurkan di Iwa? Jawabannya adalah Konoha punya klan-klan hebat yang bisa mematai musuh dengan indera mereka. Hyuuga, Inuzuka...serta klan yang menggunakan serangga sebagai senjata dan mata-mata biologis, klan Aburame. Kedua, apa 'sesuatu' yang membuat Danzo yakin bahwa Konoha mampu melawan jika 5 desa menyerang desa tersebut? jawabannya tentu saja Seluruh Shinobi dan rakyat Konoha mendukung Hokage tersebut, ditambah Anbu-Anbu Ne-nya yang pasti adalah Shinobi berkemampuan luar biasa serta..." mata Naruto menajam.
"...Kekuatan Kyuubi no Yokou di dalam tubuh kakakku, Uzumaki Kushina..."
"D-dia benar..." kata Darui dengan wajah tak percaya. Dia bahkan baru ingat Konoha punya senjata paling mengerikan di dunia shinobi dan senjata itu adalah Bijuu terkuat dari 8 Bijuu lainnya. Walaupun sepertinya pihak mereka punya Utakata, Yugito, Bee maupun Jinchuuriki dari Iwa dan Kiri, tetapi Kyuubi tetap menjadi kekuatan berskala besar karena pernah digunakan Uchiha Madara sebagai mesin bertarung untuk mengimbangi kekuatan Senju Hashirama sang Shodaime Hokage.
"Pertanyaan ketiga, saat kelima desa menyerang Konoha dan kemungkinan besar kita terdesak jika menyerang pertahanan Konoha yang sangat kuat, bagaimana dengan desa yang ditinggalkan?"
Killer Bee menjawabnya dengan rapper buruknya "Konoha akan menyerang desa-desa yang ditinggalkan para shinobi yo! Karena sebagian besar shinobi berada di Konoha yo! Berarti Hokage mengalihkan perhatian lalu menusuk dari belakang lawan-lawannya yo!"
Bahkan A tidak mau menggeplak kepala Bee dan memarahi bocah Hachibi itu soal Rappernya. Yang dikatakan Bee benar. Pertahanan desa yang menyerang Konoha kosong dan Danzo pasti akan melakukan serangan cepat nan simultan untuk menghancurkan desa-desa yang menyerang Konoha...
"Lalu menyerang pasukan 5 desa dari belakang sebagai bala bantuan tak terduga," Raikage menghempaskan kepalan tangan kanannya ke meja "Danzo sialan!"
"Jadi, ada dua hal yang jelas di sini kan, Yondaime Uzukage-sama?" kata Yugito dengan nada bertanya namun mengetahui jawaban tersebut. Raikage melirik ke arah Yugito dengan pandangan cemas.
"Apa itu?"
"Bagaimana Danzo membuat semua pihak Konoha mengikutinya," kata Haku cepat menjawab pertanyaan tersebut.
"Dan kakak Naruto lebih dari 50 persen bisa dikatakan masih hidup." Sambung Utakata dengan nada serius.
Naruto berdiri tegak lalu memandang penuh keyakinan kepada gurunya.
"Kita tidak akan melakukan serangan besar-besaran, kita akan melakukan-"
Tapp! Pintu ruangan pertemuan itu terbuka cepat bahkan membuat wajah C terbentur papan kayu berengsel tersebut. C menggosok hidungnya dengan ringisan pelan. A memandang gusar karena ada Shinobi Kumo yang berani masuk secara tiba-tiba ke ruangan rapat khusus.
"Apa yang kalian-"
"Maaf A-sama, Raikage-sama..." Ninja Kumo itu berlutut dengan kaki kanan penuh kesopanan. Napasnya terengah-engah dan wajahnya menunjukkan ekspresi sangat terkejut "4 Shinobi Konoha berada di gerbang desa kita,"
Semua yang ada di sana menganga tak percaya. Bahkan Naruto sendiri sedikit tercengang dengan informasi yang ia dengar.
"Mereka berada dalam keadaan terluka!"
Naruto tahu, Danzo sudah bergerak...bergerak sangat cepat!
Naruto memandang sosok Jiraiya yang terlelap di ranjang Rumah Sakit Kumo dengan wajah berpikir. Dia tidak menyangka salah seorang Legenda Sannin dapat terluka seperti ini. Jadi benar apa yang ia pikiran, kepercayaan diri Danzo tumbuh karena ada 'sesuatu' yang kuat, yang membuat Danzo merasa bahwa pertahanan Konoha sangat susah untuk dikalahkan. Naruto tidak tahu 'sesuatu' itu senjata, monster, kelompok Shinobi atau Shinobi itu sendiri, tetapi yang pastinya...
'Jiraiya-san, Tsunade-san...' Naruto memandang Tsunade yang juga pingsan di ranjang sebelah Jiraiya, kemudian matanya menatap dua ninja yang terbaring di sebelah ranjang Tsunade 'Lalu kedua ninja itu juga, mereka berempat bisa dibuat babak belur seperti itu. Ini benar-benar mengagetkan.'
"Naruto..."
Sang Uzukage melirik ke belakang, ke arah pintu kamar rawat tersebut. Raikage ketiga masuk ke dalam kamar bersama Darui dan Mabui di sampingnya. Pemimpin Kumo itu berdiri di sisi kanan Naruto sambil memandang keempat tubuh Shinobi Konohagakure, dia terpikir...apa yang Naruto tanggapi soal berita mengejutkan ini. Danzo, Konoha, keberanian Danzo, lalu 4 ninja Konoha yang meminta bantuan dalam keadaan cidera. Raikage melirik ke arah muridnya. Yondaime Uzukage memiringkan kepalanya nampak memikirkan sesuatu.
"Dua orang di samping Tsunade itu siapa, Raikage-sama?" tanya Naruto sopan. Raikage memandang dua ninja yang dimaksud Naruto. Yang satu memiliki surai hitam dengan ada dua garis seperti kerutan di sisi hidungnya. Yang satunya memiliki surai putih dengan masker sebatas hidung di wajahnya.
"Mereka, hmm...ano,"
"Mereka adalah Uchiha Itachi dan Hatake Kakashi, Uzukage-sama. Saya pernah mendengar nama keduanya, salah satu Shinobi terbaik Konohagakure." Darui menjawab pertanyaan Naruto dengan lugas. Naruto melirik cepat ke arah kedua nama baru tersebut. Tetapi mendengar kata Uchiha, Naruto tentu saja teringat dengan klan terhormat Konoha tersebut, tentu saja dengan Doujutsu Sharingan mereka. Dia juga teringat Uchiha Madara, sosok yang menyelamatkannya pasca kekalahannya melawan Kazekage-Raikage dan 7 Ninja Pedang Kiri tanggal 17 Oktober lalu. Heh, mengingat Hantu Uchiha itu membuat Naruto ingin tersenyum kecut. Dia memandang Hatake Kakashi, memang, melihat rambut putih itu membuat dirinya teringat akan si Taring Putih, Hatake Sakumo. Ayahnya pernah menyebut nama itu sebagai salah satu Shinobi terbaik Konoha.
"Apa yang sebenarnya terjadi Naruto? Kenapa Shinobi Konoha mendatangi Kumo dengan keadaan terluka, apa mereka..."
"Ya, Raikage-sama," Naruto tak perlu menanggapi lebih lanjut. Gurunya sudah mengetahui kalimat apa yang akan muncul dari omongannya "Mereka berempat melawan Danzo dan kalah. Keempatnya datang ke Kumo untuk meminta bantuan kita."
Darui dan Mabui saling berpandangan. Keduanya terlihat cemas sekaligus berpikir. Apa yang Danzo lakukan pasti sesuatu yang salah, hingga 4 ninja elit melawannya dan meminta bantuan Kumo. Benar-benar membingungkan.
"Pertanyaannya adalah tindakan kita selanjutnya," Naruto berbalik memandang Raikage "Kita akan membantu mereka," Naruto melirik dingin ke arah empat ranjang tersebut "Atau tidak. "
Raikage mengangguk mengerti. Naruto meminta izin meninggalkan kamar untuk mengantarkan Shibuki yang sudah berjanji akan kembali ke desanya karena terlalu lama meninggalkan desa akan membuat situasi di Taki cukup rentan. Apalagi jika desa-desa lainnya mengetahui hal tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto : The Long Journey To Reveal The Darkness
FanfictionNaiknya Uzumaki Naruto sebagai Yondaime Uzukage membuat Uzushiogakure membuka hubungan dan kerja samanya dengan desa desa lainnya, termasuk sebuah Negara Iblis yang dipimpin seorang Ratu bersifat dingin dan memiliki kemampuan menyegel setan serta me...