10 Desember. Kirigakure
DUAKH!
Suara pukulan mengawali awal pertarungan tersebut. Kepalan tangan Yondaime Uzukage dan Yondaime Mizukage sama-sama menjangkau wajah lawan mereka. Keduanya terseret ke belakang dengan masing-masing pipi terlihat bekas tonjokkan. Para Genin yang merasa pertarungan tersebut tidak bisa dilihat dari jarak dekat berlari menjauhi areal pertarungan. Mata mereka memandang takjub melihat dua orang yang sepertinya memiliki kekuatan di atas rata-rata seorang Shinobi saling menatap tajam satu sama lain.
"Lumayan untuk adegan pembuka, Uzukage-sama" kata Yagura sambil menyeringai pelan "Merasakan pukulanmu membuatku percaya bahwa kau bukan hantu yang datang dari Sungai Sanzu"
"Heh, bukankah Sungai itu hanya tempat perginya roh-roh manusia menuju tempat peristirahatan terakhirnya" Naruto maju selangkah "Sayangnya aku belum merasakannya."
"Aku percaya itu." Yagura mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahu "Bagaimana kita bertarung penuh kehormatan sebagai sesama Kage di sini." Yagura menoleh ke arah peserta Ujian Chunnin yang kini berkumpul menonton dirinya 300 meter di sebelah kanan "Aku juga ingin menunjukkan bagaimana pertarungan seorang Shinobi yang sesungguhnya kepada tunas-tunas muda Kirigakure"
Naruto terdiam. Dia melangkah maju ke depan mendekati Yagura. Mizukage keempat yang mengerti maksud dari Naruto tersenyum tipis. Dia berjalan maju ke depan mendekati Naruto.
Shion yang melihat adegan tersebut hanya bisa memiringkan kepalanya sedikit kebingungan. Walaupun tidak terlihat dari mimik wajahnya, sang Ratu sangat amat cemas dengan pertarungan suaminya. Jelas saja, yang dilawan Naruto bukanlah ninja sembarangan. Yagura, Yondaime Mizukage sekaligus Jinchuuriki Sanbi adalah sosok pemimpin dan petarung yang cerdas serta licik di aplikasi pemikiran dan pergerakannya. Shion berpikir, apakah Naruto sedang mempertaruhkan gelar Kage yang selalu dia banggakan tersebut?
Naruto dan Yagura membentuk tanda penghormatan ninja dengan menyentuh jari telunjuk dan jari tengah mereka kepada jari telunjuk dan jari tengah lawan. Keduanya kemudian membungkuk. Setelah itu, dua Kage tersebut mundur 3 langkah dengan kedua jari yang masih berdiri tegak. Mereka saling bertatapan dengan artian yang sulit dimengerti.
"Yagura, Mizukage keempatsiap bertarung penuh kehormatan." Kata Yagura tenang.
"Uzumaki Naruto, Uzukage keempatsiap bertarung penuh kehormatan" Naruto menghembuskan napas pelan "Dan menolong seseorang yang telah jatuh ke lubang kegelapan."
Mata Yagura menajam. Entah kenapa dia rasanya ingin menghajar langsung wajah Uzukage keempat sekarang.
"Kau masih sok suci dengan perkataanmu, Yondaime Uzukage? Bukankah tujuan aslimu yakni menyelamatkan istrimu sudah terpenuhi?"
Kaki kanan Naruto maju selangkah. Pupil Yagura mengikuti arah gerak kaki Naruto dengan cepat. Matanya beralih ke arah gerakan tangan Naruto yang membentuk handseal.
"Aku tidak suci," safir itu terlihat berbahaya "Hanya saja aku muak melihat orang payah sepertimu masih memimpin Kirigakure! Kau harus mendengar kata-kata rakyatmu Yondaime Mizukage!"
Mei menahan napasnya kembali. Dia teringat prolog pertarungan ini. Penghormatan sebelum bertarung. Hal tersebut pernah Yagura lakukan bersama guru mereka. Ya, hal tersebut pernah diakukan ketika mata Yagura memandang semua orang dengan ramah.
DHUAAARHHH!
"Na-Naruto!" Shion melebarkan matanya khawatir saat sebuah ledakan terjadi di sekitar areal pertarungan Naruto dan Yagura. Matanya bergetar pelan. Shion tidak ingin laki-laki bodoh yang dinikahinya kembali hilang dari pandangannya. Ya, walaupun harga dirinya tinggi sebagai wanita, Shion tidak ingin keputusasaan yang dideritanya akibat kehilangan cinta Naruto kembali menghampiri hati rapuhnya tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto : The Long Journey To Reveal The Darkness
أدب الهواةNaiknya Uzumaki Naruto sebagai Yondaime Uzukage membuat Uzushiogakure membuka hubungan dan kerja samanya dengan desa desa lainnya, termasuk sebuah Negara Iblis yang dipimpin seorang Ratu bersifat dingin dan memiliki kemampuan menyegel setan serta me...