"Saran yang bagus." Gumam Danzo, yang membuat Shizu kembali tersenyum manis.
"Lagipula ketika Mira no Kami menembakkan proyektil cahaya mata Shisui ke langit Konoha, orang-orang yang mendukungku telah dibekali Fuin khusus untuk mengatur kembali aliran chakra menjadi stabil ketika aliran chakra dikacaukan oleh Genjutsu," Danzo sedikit membuka mulutnya, di pangkal lidahnya terdapat tanda Fuin tersebut. Tanda itu ada pada semua Anbu Ne dan orang-orang yang mendukung Danzo.
Iris mata sayu Shizukesa memandang kaca cermin Mira no Kami menembakkan cahaya berbentuk mata ke langit Konoha. Saatnya permainan masuk ke Middle Game, Shizukesa menajamkan matanya.
Di rumah Inuzuka Tsume,
Hana yang sedang memandikan anjing-anjing penjaga rumah mereka memandang kebingungan ke atas langit. Dia memanggil ibunya yang sedang memasak nasi kari untuk sarapan.
"Mama, coba kau keluar dan lihat ini..." Hana berdiri tegak sambil membenarkan gulungan lengan kaos panjang putihnya. Ibu Hana keluar dengan pakaian non-misi serta celemek masak. Jangan lupa ada sendok kari di tangan kanannya.
"Ada apa kau teriak-teriak tak jelas di pagi hari, Hana...kau bisa membangunkan Kiba yang sedang tidur di kamar, ya ampun!" Inuzuka Tsume berjalan cepat menuju anaknya "Apa hidungmu sedang..." perkataan Tsume berhenti ketika matanya memandang langit pagi Konoha yang dihiasi bayangan cahaya mata mengerikan dengan iris merah darah serta pupil aneh, pupil khas Mangenkyou Sharingan para Uchiha.
"Jangan-jangan..." terlambat, mata Tsume sudah terkena Genjutsu tersebut, begitu pula anaknya. Sendok kari di tangan Tsume terjatuh dan membuat anjing-anjing penjaga rumah Klan Inuzuka menyalak ketakutan.
Di rumah Yamanaka Inoichi,
"Istriku, Ino sedang menangis di kamarnya. Dia mungkin ingin digendong Ibu-nya..." kata Inoichi sambil membuka setiap lembaran Koran Hi no Kuni di kedua tangannya. Istrinya tak menjawab. Inoichi meletakkan Koran di atas meja dan menaikkan alisnya kebingungan. Tangisan Ino menjadi sedikit lebih kencang dan hanya istrinya yang bisa menenangkan tangisan tersebut.
"Ooi istriku...kau di mana?! Ada di belakang rumah kah?!"
Tidak ada jawaban.
Inoichi menyesap kopi paginya dan memakai cepat rompi Jounin Konoha yang berwarna hijau. Dia segera berdiri dari kursi makan dan berjalan menuju pintu belakang rumah. Pintu itu terbuka. Ketika Inoichi berada di depan pintu, istrinya sudah berdiri kaku sambil memandang ke langit dengan memegang gunting tanaman di tangan kanannya. Begitu aneh seseorang yang ingin menggunting tanaman malah asyik memandang ke langit, apa ada tanaman di langit yang bisa digunting?
"Hei, kenapa kau..." Inoichi berjalan ke arah istrinya dan penasaran apa yang sedang dipandang oleh sang istri sehingga terdiam seperti patung manekin. Inoichi mengangkat kepalanya lebih ke atas diikuti gerakan matanya yang memandang ke langit "...Memandang ke lang..."
Terlambat. Iris blue-green Inoichi juga melihat bayangan besar mata dengan iris merah darah dan pupil khas Mangenkyou Sharingan para Uchiha. Ino-bayi menangis di kamarnya tanpa tahu orang tuanya sedang berada dalam pengaruh Genjutsu terkuat Shisui.
Tidak perlu dijelaskan lebih detail bagaimana keadaan para warga Konoha pagi itu. Nara Shikaku yang sedang sarapan bersama istrinya, dikejutkan dengan perubahan cahaya matahari yang menyinari jendela ruang makan mereka. Shikaku berlari ke luar rumah diikuti oleh sang istri. Selanjutnya tidak perlu dijelaskan ketika mata mereka memandang ke langit. Anak mereka, Shikamaru-bayi sedang terlelap tidur di kamarnya menandakan bayi ini kelak akan menjadi bocah pemalas. Chouza dan istrinya berdiri di depan rumah mereka dengan mata yang menatap shock cahaya tersebut. Begitu pula orang-orang Aburame, Sarutobi, Kurama, dan semua ninja Konoha. Cahaya besar dari Mangenkyou Sharingan Shisui yang memencarkan Genjutsu Koto Amatsukami membuat semua orang secara tidak sadar telah terpengaruh Genjutsu tersebut sehingga membuat hati mereka memihak kepada Danzo.
Di depan halaman kantor, Uchiha Itachi memandang ke arah kantor dengan tatapan tajam. Dia tahu pola mata itu ketika perlahan-lahan cahaya berbayang Mangenkyou Shisui muncul di langit Konoha. Cahaya itu semakin jelas. Itachi segera berlari menuju komplek klan-nya ketika di semua jalanan Konoha semua orang menatap langit dengan wajah terkejut.
'Jadi ini alasan Danzo memberikanku misi kemarin, sialan...setelah mengambil mata Shisui dia juga berencana menjauhkanku dari rencananya!' Itachi menatap sesosok Hyuuga yang merupakan salah satu dari Tim Anbu yang dikirm Danzo kemarin. Anbu dari Klan Hyuuga itu telah melepas topengnya, namun Itachi mengenal identitas Anbu dari tato di lengan kanan Hyuuga tersebut.
"Permisi, kau adalah Anbu satu tim denganku saat menjalankan misi kemarin kan?!" Itachi langsung berlari mendekati Anbu klan Hyuuga tersebut. Dia tampaknya tahu sosok Itachi.
"Itachi-san ya? Iya...saya bersama anda, Dorune-san, Tataki-san dan Kakashi-Taicho sebagai tim pembantu Tsunade-sama dan Jiraiya-sama dalam misi penghancuran markas besar bandit kelas-S kemarin. Kita menghancurkan markas utama Don Hazel Kurara, bos bandit yang juga mempunyai anak buah Kriminal kelas-S seperti Hidan dan Kakuzu, tapi itu tidak penting..." Hyuuga itu menajamkan pandangannya ke arah Itachi "Anda melihat hal aneh di langit Konoha bukan?"
Itachi menganggukkan kepalanya "Jadi Byakugan juga tidak mudah terpengaruh?"
Pertanyaan Itachi dijawab Hyuuga itu dengan anggukan.
"Saya harus memberitahu Hiashi-sama tentang hal ini, pasti ulah Yondaime Hokage. Mata di langit itu, mata itu adalah Mangenkyou Sharingan klan Uchiha kan?"
Kini Itachi yang mengangguk.
"Byakugan memang tidak akan langsung terkena Genjutsu karena mata kami bisa melihat titik dan aliran chakra kami ketika terganggu sehingga kami bisa menormalkannya kembali, tetapi jika Genjutsu yang digunakan adalah sebuah Genjutsu kelas tinggi..." Hyuuga itu menelan ludahnya "...Kami lambat laun akan terpengaruh juga."

KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto : The Long Journey To Reveal The Darkness
FanfictionNaiknya Uzumaki Naruto sebagai Yondaime Uzukage membuat Uzushiogakure membuka hubungan dan kerja samanya dengan desa desa lainnya, termasuk sebuah Negara Iblis yang dipimpin seorang Ratu bersifat dingin dan memiliki kemampuan menyegel setan serta me...