Chapter 12 | Arena Darah

149 13 0
                                    

Area Battle Uzukage Vs 2 Kage's and 7-Sword Shinobi Kirigakure

Normal POV

Tanpa pemberitahuan. Tanpa sempat menyelesaikan kedipan matanya, Sandaime Raikage menyerang Naruto dengan kecepatan petirnya. Naruto yang masih menggunakan kekuatan Sumi-Kyo ke-7nya berhasil menghindar dari serangan cepat Raikage dengan melompat ke samping. Raikage melompat cepat ke arah Naruto sambil melayangkan 4 jari tangannya yang lurus. Jurus andalan Raikage ketiga yang mematikan, Jigokuzuki: Yohnon Nukite.

Naruto langsung menggunakan sunshin cahayanya dan berdiri di salah satu Fuin yang telah dia tanam. Napasnya menjadi berat. Sang Uzumaki semakin menguras chakranya dengan pertarungan yang semakin panjang.

"Bantu kami, para ninja Kirigakure." Sandaime Kazekage melepaskan rantai Naruto yang mengikat Zabuza dengan kumpulan pasir besinya yang dibentuk seperti pedang. Kazekage ketiga itu juga membuat sebuah palu raksasa. Amat sangat besar, yang semua komponennya adalah pasir besinya dan menghancurkan kekkai 4 tiang Naruto dengan 3 kali pukulan brutal. Kekkai berwarna gradient merah itu hancur berkeping-keping. 4 tiang jutsu Naruto roboh dan terjatuh hancur di tanah menjadi batu-batuan tak berdaya. Yondaime Uzukage hanya menatap datar kehancuran jutsu-jutsu segelnya. Dia menatap Raikage yang menjalari tubuhnya dengan listrik.

"Nah, mari bermain-main, Uzukage-sama."

"Kau pengkhianat, Raikage" Naruto menutup sebelah matanya. Napasnya terengah-engah. Penggunaan chakranya untuk Sumi-Kyo benar-benar membuat tenaga dan chakranya terkuras habis.

"Aku tidak menyangka temanku bisa berbuat seperti ini."

"Kau-lah yang akan mengkhianati kami setelah menikah dengan Shion-sama, Uzukage."

Naruto menggeram. Dia membuka mata kanannya yang tadi tertutup dan menatap Raikage dengan tatapan tajam namun masih diliputi cahaya ketenangan.

"Siapa yang mengatakan seperti itu?"

"Danzo."

Naruto menoleh ke arah Sandaime Kazekage. Mata safir sang Uzukage terbuka penuh keterkejutan. Rbuan pasir besi Kazekage membentuk seperti gelombang tsunami raksasa di belakang sang Kazekage. Sandaime Kazekage tinggal menyuruh pasir berbahayanya itu menghantam Naruto dan daerah ini benar-benar akan hancur berantakan. Naruto memandang wajah dingin Sandaime Kazekage. Dia kembali memikirkan perkataan pemimpin ketiga Suna tersebut.

"Danzo? Kalian percaya dengannya?"

"Ya, karena dia sendiri memperlihatkan kepada kami bahwa ketika kau menikah dan membuat Gerbang Saiken hidup, maka kekuatan desamu akan semakin berbahaya." Raikage menggerak-gerakkan lehernya. Naruto menoleh ke arah Raikage dengan wajah tenang, namun matanya bergetar aneh.

"Memperlihatkan apa?!" Naruto menatap tajam Raikage. Raikage mengangkat bahunya.

"Kami secara langsung melihat kakakmu dan juga mendengar langsung darinya bahwa jika Gerbang Saiken hidup maka sesuai ramalan Rikuodou Sannin, kau dan istrimu akan menghasilkan kekuatan luar biasa yang sanggup menghilangkan 5 desa besar sekaligus."

"Aku tidak mungkin melakukannya"

"Kau pasti melakukannya. Danzo telah mengatakan kepada kami faktor-faktor penting dan tepat kenapa kau ingin melakukan penghancuran jika kau mendapatkan kekuatan tersebut."

Naruto menatap tak percaya ke arah Raikage. Apa otaknya sudah dicuci si sialan Danzo?! Bagaimana keadaan kakaknya?! Naruto menahan napasnya ketika mendengar suara tenang namun berbahaya dari Kazekage ketiga.

"Yang perlu kau ketahui, Yondaime Uzukage. Desamu dan istrimu"

Naruto merasakan seluruh adrenalin tubuhnya melesat ke telinganya.

Naruto : The Long Journey To Reveal The DarknessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang