C. 84

94 10 0
                                        

28 Desember, Takigakure

Malam hari

Shibuki yang tertidur dengan posisi duduk bersila dibangunkan pengawal tempat tinggalnya bahwa ada 4 ninja yang ingin menemuinya. Saat penjaga itu mengatakan salah satunya adalah wanita bersurai pirang dengan pakaian Jounin Kumogakure, Shibuki langsung berlari cepat menyambut 4 ninja tersebut. Yugito bersama 3 ninja berwajah asing berdiri di depan teras Shibuki dengan wajah kelelahan. Shibuki menatap rembulan yang bersinar lembut, sayangnya, hari ini di Taki sedang mengalami badai salju tingkat menengah.

"Kalian tidak apa-apa?! Silahkan masuk ke dalam, Anzo..kabari pelayan rumah untuk menyiapkan satu teko coklat panas, oh yahidupkan pemanas ruangan" Yugito sedikit tumbang ketika Shibuki memberikan instruksi kepada ninja penjaga kediamannya, Shibuki dengan cepat menangkap Yugito yang terlihat kelelahan.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" gumam Shibuki dengan wajah cemas. Nagato yang sedang membopong Yahiko memandang Shibuki, di mana Shibuki balas memandangnya ingn tahu.

"Kami harus sampai ke Taki dari Ame secepatnya, walaupun sewajarnya perjalanan memakan waktu dua haritetapi kami memaksa untuk tetap sampai di desa anda hanya dalam waktu satu hari, Shibuki-sama. Apalagi baru selesai bertarung dan di perjalanan kami terkena badai salju-ohok-tetapi...tetapi ini instruksi dari Yondaime Uzukage" kata Nagato menerangkan. Kondisinya pun cukup buruk walaupun dia memanggul Yahiko yang benar-benar pucat. Tampaknya pemuda bersurai merah jingga jabrik itu terkena Hipotermia, dia harus dihangatkan segera.

Whussshh.suara angin badai salju sangat mengerikan malam itu. Yugito dan ketiga Uzumaki lainnya sudah memasuki kediaman Kepala Desa Taki yang hangat. Shibuki menutup pintu luarnya dengan wajah berpikir.

'Apa lagi rencanamu, wahai Pemimpin Uzu?

.

.

.

28 Desember, Takigakure

Yugito meminum segelas coklat panas yang diberikan Shibuki beberapa kali teguk. Betul-betul nikmat. Dia meletakkan gelas itu di piring kecil dan mengeratkan selimut tebal yang menyelimuti tubuhnya. Di ruangan tamu Shibuki yang hangat duduk Nagato dan Konan dengan selimut tebal yang menyelimuti tubuh mereka. Yahiko dibaringkan di kamar tamu karena kondisinya memburuk. Para pelayan Shibuki dan seorang dokter desa sedang merawatnya di kamar. Shibuki memasuki ruang tamu bersama Uzumaki Sara yang setengah mengantuk, jelas sajawaktu di jam dinding ruangan tersebut menunjukkan pukul 10 lewat 3 menit malam. Waktu yang nyaman untuk tidur.

"Sara-chan?!" kata Nagato dengan nada senang. Saat Sara mendengar suara yang dikenalnya, dia langsung menoleh ke arah sumber suara, Nagato berlari ke arahnya dengan tangan terbuka lebar ingin memeluk. Wajah Nagato sumringah seperti om-om pedofil yang menemukan mangsa, senyumannya sangat amat lebar.

"Berisik!" Duakh! Sama seperti nasib Naruto, Nagato menungging di lantai sambil mengusap-usap anu-nya yang kesakitan. Sara duduk bersama Shibuki masih dengan mata mengambang. Konan menyesap coklat panasnya saat Nagato bangkit dan protes kenapa Sara menendang P-chan miliknya.

"Itu adalah kebiasaan Sara-sama semenjak beliau berumur 4 tahun. Siapa saja yang berani membangunkan beliau saat beliau masih tertidur, maka legacy-nya akan diremukkan" kata Konan, non-ekspresif dan kembali menuangkan coklat panas dari teko ke gelasnya lagi.

"Sudah kubilang jangan mengatakan P-chan itu legacy! Itu terdengar seolah-olah P-chan itu harta warisan yang bisa dicabut dari tempatnya!" kata Nagato dengan nada yang sedikit meninggi, masih dalam posisi menungging nista.

"Sa-Sara-chankau kejam" Nagato menoleh ke arah Sara yang tertidur di pundak Shibuki. Nagato berusaha duduk bersila sambil sesekali meringis kesakitan karena lega-maksudnya P-chan-nya masih terasa panas "Kau punya kebiasaan yang buruk Sara-chan, apa Naruto juga sering diremukkan P-kun nya olehmu?" Nagato menghela napasnya dan menutup mata tenang. Tiba-tiba tanda seru muncul di kepalanya dan dia memandang Shibuki kebingungan.

Naruto : The Long Journey To Reveal The DarknessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang