C. 80

75 10 0
                                    

"Aku tahu!" wajah yang tadinya khawatir berubah kembali menjadi datar "Bukan hanya Yahiko yang menjadi sahabatnya, tetapi kita berdua juga!" Konan melesat ke belakang melewati Nagato dan langsung menempeli dinding-dinding gua dengan kertas peledak. Itu dilakukan jika terjadi kemungkinan buruk yakni Yahiko bersama dua Sannin Konoha tidak mampu menahan serangan Hanzo sehingga pasukan Ame dapat mengejar mereka menuju gua bagian belakang. Konan akan meledakkan kertas-kertas tersebut jika kemungkinan buruk itu terjadi.

"Hm" Nagato tersenyum dan membalikkan badannya "Kuserahkan padamu, Yahiko" gumamnya pelan.

Yahiko yang sedang menebas perut salah seorang Ninja Ame melirik sekilas ke belakang. BagusKonan, Nagato dan Uzumaki lainnya sudah mulai menghilang dari pandangannya, mereka memasuki sebuah lorong gua yang akan menembus bagian belakang gua di mana ada jalan keluar alternatif di sana. Lubang keluar gua bagian belakang langsung terhubung dengan tepi Sungai Ame yang mengalir menuju pusat desa. Para Uzumaki tinggal menyebrangi sungai itu dan mereka akan keluar dari desa hujan ini.

Trang! Sebuah pedang menghantam pedang Yahiko, membuat dirinya mundur selangkah ke belakang. Pedang dengan ujung membesar seperti jajargenjangmata Yahiko menyipit.

'Ini milikSessoumaru!'

Sessoumaru melesat dari balik gumpalan asap dan melemparkan sebuah batu berukuran cukup besar ke arah kepala Yahiko. Yahiko menangkis menggunakan pedangnya. Kesempatan itu diambil Sessoumaru untuk mencabut pedangnya dan melesat menuju Yahiko untuk beradu Kenjutsu. Seni bela diri pedang pun tersaji di sana, dentingan-dentingan pedang yang bertemu disertai percikan api akibat dua ninja itu beradu pedang terlihat begitu indah sekaligus mendebarkan. Yahiko sesekali dapat melihat wajahnya sendiri di pedang Sessoumaru akibat pantulan sekilas cahaya, begitu pula ninja kepercayaan Hanzo tersebut. Sessoumaru tersenyum tipis karena Yahiko mampu mengimbangi gaya bertarung pedangnya.

Trang! Pedang itu bertemu saling silang. Sessoumaru menaikkan gerakan pedangnya secara mendatar dan menggeseknya ke atas, percikan api pun timbul akibat gesekan itumata Yahiko sontak melirik ke arah gagang pedang Sessoumaru dan tidak ada pegangan tangan di sana. Sessoumaru melepas pegangannya pada gagang pedang dan menggerakkan segel tangan.

"Fuuton: Mekyu Hyosha!"

BRAAAHHH! Akibat percikan api dari gaya gesek kedua pedang tersebut, jutsu angin yang bergerak secara berputar dari mulut Sessoumaru berubah menjadi putaran api yang dahsyat. Yahiko terpental ke belakang dan tubuhnya menghantam stalagmit di permukaan gua. Pedangnya berputar dan menancap tepat di samping kanannya. Mata pedang itu berasap akibat terkena jutsu Sessoumaru. Yahiko mengerang pelan, kemudian dia menoleh ke arah bahu kanannya yang terbakar dan segera menepuk-nepuknya dengan telapak tangan kirinya agar api itu mati.

"Lambat, aku akan membunuhmu!" Sessoumaru tiba-tiba langsung muncul di hadapan Yahiko dengan senyuman tipis yang mengejek. Dia melesatkan kaki kanannya ke wajah Yahiko. Yahiko menggulingkan tubuhnya ke kanan dan mencabut pedangnya seketika. Dia memutar pedangnya dan membalikkan tubuhnya sambil melesatkan pedangnya menuju leher Sessoumaru.

SwiingSessoumaru berhasil menghindarinya dengan cara merendahkan tubuhnya. Beberapa helai rambut putih bagian atasnya terbang di udara akibat tebasan Yahiko.

"Kau" Sessoumaru akhirnya menyeringai senang "Boleh juga."

"Kau juga." Balas Yahiko tak kalah badass seringaiannya.

Di pertarungan Hanzo melawan Jiraiya dan Tsunade lebih parah lagi, atap gua bahkan sampai jebol karena pukulan-pukulan liar Tsunade yang mengincar Hanzo. Tetapi hebatnya, pemimpin Ame itu bisa menghindari serangan maut cucu Hokage pertama dengan reflek yang lincah.

Blaaarhhh! Dinding gua bagian kiri yang dekat dengan mulut gua jebol. Dua ninja Ame terpental akibat sebuah batu dari dinding gua mengenai mereka. Hanzo berdiri di tanah gua sambil membenarkan penutup mulutnya, matanya melirik ke belakang ketika Jiraiya tiba-tiba muncul di hadapannya dengan putaran chakra spiral di tanganya.

Naruto : The Long Journey To Reveal The DarknessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang