Babak Baru dimulai

95 13 0
                                        

"Anda tidak apa-apa Raikage-sama?!" hampir semua ninja Kumogakure menanyakan hal yang sama kepada Raikage mereka saat dibopong Darui. Sandaime menegakkan tubuhnya dan melepaskan secara pelan tubuhnya dari Darui. A yang berlari mendatangi ayahnya bersama Killer Bee langsung memerintahkan tim medis untuk mengobati luka sang Raikage. Sandaime Raikage menggelengkan kepala dan menoleh ke arah Naruto yang berdiri di hadapan Hachibi. Mata Raikage bergetar pelan. Muridnya memang luar biasa.

"Kenapa Tou-san?"

"Urusan kita belum selesai A" Raikage segera memberikan instruksi "ADA YANG MELIHAT KEPONAKAN FUKAI KU DI MANA?!"

Semua ninja Kumo saling berpandangan satu sama lain dan menanyakan orang-orang di samping mereka di mana keberadaan keponakan dari pemimpin mereka. Tiba-tiba berlari seorang ninja Kumo dengan mata bulat, kulit hitam dan rambut gelap mendekati Raikage. Dia menghirup udara pelan lalu berbicara setengah bernapas karena berlari dengan jantung berdebar.

"Sa-saya melihat Fukai-sama, Raikage-sama" ninja itu menunjuk ke kaki Gunung Ichijaku yang berada sekitar 50 meter dari Hachibi dan masuk dalam areal Kekkai Yondaime Uzukage. Jika dilihat baik-baik, ada sebuah lubang di cekungan kaki gunung tersebut. A menelan ludahnya dan menatap ayahnya dengan wajah khawatir.

"Muridku pasti ingin menyegel kembali Hachibi di wadahnya" Raikage menoleh ke arah A dan Bee "Kita harus memberitahunya di mana letak tubuh Fukai berada."

"Tapi yo! Lukamu masih belum sembuh Raikage-sama Konoyaro Bakayaro!" kata Bee. Sandaime Raikage menggelengkan kepalanya.

"Pikirkan itu setelah urusan melelahkan ini benar-benar terselesaikan Bee" belum sempat Raikage ingin berlari ke arah Naruto. Dua orang Jounin Kumo muncul di belakangnya dengan kaki tertekuk penuh khidmat. Raikage menoleh ke belakang. Janggut putihnya bergoyang pelan akibat gerakan tersebut.

"Ada apa?" Tanya Raikage.

"Maaf sebelumnya Raikage-sama, Kumo diserang oleh beberapa orang dengan ciri-ciri rambut merah" ninja itu menundukkan kepalanya semakin dalam "Beberapa ninja kita di kota tidak bisa mengatasi mereka. Motoi dan T bahkan harus turun tangan. Orang-orang itu nampak kuat dan memiliki fuinjutsu menyegel pergerakan serta mengeluarkan rantai"

"Rambut merah?!" A menghentakkan kaki kanannya ke tanah bersalju. Agak marah "Uzumaki! Tou-san, bukankah pria bersurai pirang di sana juga adalah Uzumaki? Atau dengan melihat kemampuan Kekkainya yang luar biasa hebat aku menyimpulkan dia adalah pemimpin para rambut merah itu?! Aku pernah datang ke pernikahannya"

"YondaimeUzukage yooo?!" kata Bee antara bergumam dan nge-rap karena terkejut mendengar pernyataan abang angkatnya.

"Tidak salah seperti yang kau deskripsikan," Raikage kembali menatap lurus ke depan saat Naruto sudah menyiapkan Fuin penyegelnya. Sang Uzukage tampaknya meggunakan Keiyaku Fūin yang dapat mengembalikan kesadaran Hachibi. Mata Hachibi yang tadinya beriris merah dengan tiga tomoe digantikan mata putih polos yang terlihat lebih baik. Raikage menghela napasnya.

"Kita bantu pemimpin Uzumaki itu menyegel Hachibi. Itu demi kepentingan kita juga, ayo A! Bee!" Raikage mengalirkan listrik ke seluruh tubuhnya dan melesat cepat bak kilat. Beberapa tetes darah jatuh ke tanah karena luka di dada sang Raikage. A memegang kepala Bee tanpa berperike-Bee-an dan mengalirkan seluruh listrik ke tubuhnya lalu melesat bak kilat seperti ayahnya. Tiga detik setelah Raikage ketiga sampai di depan Kekkai dua lapis Naruto, A dan Bee sudah berdiri tegak dan memandang takjub Yondaime Uzukage yang sepertinya dapat mengendalikan situasi.

'Walaupun dibilang begitu, aku butuh wadah untuk menyimpan mahluk ini' Naruto menggerakkan handseal dan sebuah altar dengan sepuluh lilin di sekeliling altar tersebut muncul di hadapannya. Gashiki Fuin, Fuinjutsu penyegel yang sama digunakannya untuk menyegel Sanbi di tubuh Inari saat detik-detik kematian Yagura, Jinchuuriki awal sang Bijuu ekor tiga. Naruto menoleh ke belakang saat Raikage meneriakkan namanya dan memberikan instruksi dengan singkat.

Naruto : The Long Journey To Reveal The DarknessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang