Awalnya Sara tidak percaya kalau pria tampan di hadapannya ini adalah Uzumaki Naruto. Kakak laki-lakinya.
Bukan. Bukan mengambil dari sudut pandang Sara-lah kita menebak. Kini akan mengambil sudut pandang dari Utakata yang tidak mengerti hubungan abang-adik di depannya. Yondaime Uzukage sudah melepas wig-nya dan menunjukkan rambut merah jabriknya untuk membuktikan kalau dirinya adalah Uzumaki Naruto, tetapi Sara tetap tidak percaya bahkan menganggap sang Uzukage adalah Uzumaki lain yang gila karena masih berharap Uzukage keempat masih hidup.
"Makanya, aku akan melepas celanamu dan melihat celana dalam yang kau pakai" kata Sara sambil menarik celana shinobi Naruto dengan paksa. Tarikan Sara kelewatan bahkan membuat celana dalam pendek Naruto yang berwarna hijau bercorak polkadot merah ikut melorot, menampilkan kau-tahu-apa.
"Yakau memang" mata Sara berbinar dan dia melompat memeluk leher sang Uzukage "NARUTO NII-CHAAAAAAN!"
"Sara" mata Naruto berkaca-kaca. Dia memeluk adiknya dan tersenyum sedih "Akhirnya kau mengingatku adik kecil-ku" keduanya berpelukan sangat erat. Sara bahkan terisak-isak. Dia memandang wajah tampan Naruto dan mengusap pipi sang Uzukage dengan tangannya.
"Maafkan Sara tidak bisa menyelamatkan semua Uzumaki, Nii-chan."
"Tidak apa-apa Sara" Naruto memasang ekspresi menenangkannya, yang memang membuat hati Sara sejuk. Inilah faktor kenapa dia suka karakter tenang Naruto yang membuat dia dan kakaknya, Uzumaki Kushina, nyaman jika berada di samping anak tengah Sandaime Uzukage tersebut.
"Karin-nee juga ada di sini, Naruto nii-chan, tetapi dia sedang sibuk untuk mencari informasi soal kelompok Uzumaki di Amegakure" safir Naruto menajam begitu mendengar informasi dari Sara. Sangat penting "Mungkin tanggal 25 Desember baru kembali ke sini."
'Syukurlah Karin juga masih hidup dan menemani Sara di sini' Naruto menurunkan adiknya dan memasang wajah serius "Sara" sang Uzukage memegang kedua bahu adiknya dengan lembut.
"Siapa yang menolongmu keluar dari Uzu saat insiden penghancuran desa?"
Sara menghela napasnya dan wajahnya kembali sedih.
"Dewan Kesepuluh, Naruto-nii" gumam Sara dengan nada pelan "Dia bersama dua orang ninja dengan ikat kepala Konoha menolong beberapa Uzumaki keluar dari kejadian mengerikan itu."
Dewan kesepuluh?! Dewan yang dicurigainya sebagai orang yang mengkhianati Uzu?! Naruto mengernyitkan dahinya karena berpikir. Kata Dua Konoha juga menarik otaknya untuk berpikir. Yondaime Uzukage menatap jendela kamar Sara dan memperhatikan salju yang jatuh perlahan ke bawah.
"Sarasepertinya kau harus cerita." Gumam Yondaime dengan nada datar. Sara memandang kakaknya dengan tatapan membulat yang imut. Kini beberapa misteri akan terkuak di hadapan Uzukage terkuat sepanjang sejarah Uzushiogakure
.
.
.
"PASANG CELANAMU DULU WOI!" teriak Utakata kesal. Berapa lama adegan serius ini dilakukan Naruto tanpa celana.
Sudah Utakata katakan, memakai sudut pandangnya untuk melihat hubungan abang-adik Uzumaki ini memang aneh. Untung saja Haku dan Yugito tidak ada di kamar Sara. Jika adaadik Yondaime Uzukage itu bisa dibunuh keduanya karena melakukan pelecehan seksual kepada kakaknya.
Utakata benar-benar tidak mengerti hubungan abang-adik tersebut.
.
.
.
Uzumaki Sara POV
Penceritaan Sara tentang Penghancuran Uzu di 17 Oktober

KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto : The Long Journey To Reveal The Darkness
FanfictionNaiknya Uzumaki Naruto sebagai Yondaime Uzukage membuat Uzushiogakure membuka hubungan dan kerja samanya dengan desa desa lainnya, termasuk sebuah Negara Iblis yang dipimpin seorang Ratu bersifat dingin dan memiliki kemampuan menyegel setan serta me...