12 Desember. Negeri Iblis
Hachi dan 4 Uzumaki lainnya memasuki ruangan para tetua Negeri Iblis dengan wajah tegang. Cocok dengan nama negerinya, suasana di setiap inchi ruangan ini benar-benar terasa mencekam. Gelap. Kelam. Ukiran-ukiran aneh tercetak jelas di dinding dan langit-langit ruangan. Penerangan seadanya bahkan tak pantas disebut penerangan karena hanya menggunakan sebuah lampu obor dan lampu putih suram. Jangan lupa tiga tetua yang duduk di depan mereka dengan tudung serta jubah besar yang menutupi seluruh tubuh dan hampir menutupi wajah mereka. Hachi, dalam kegelapan yang mencekam hanya bisa menyipitkan matanya melihat siluet ketiga tetua tersebut. Hanya mata dari 3 tetua saja yang bisa dilihatnya, selebihnya wajah mereka ditutupi tudung dan cadar.
'Berbeda jauh dengan suasana saat Yondaime-sama dijamu di Negeri Iblis' ya, saat itu Hachi mendengar cerita Konan-pemimpinnya-yang mengawal Uzukage keempat saat bertamu di Negeri Iblis. Konan juga sudah memperingatkan anggota-anggota intelnya bahwa Negeri Iblis adalah benar-benar suatu negeri mandiri yang memakai prinsip hakiki mereka. Sangat susah diajak kerja sama namun jika mereka mau bekerja sama, maka Negeri Iblis akan menjadi partner yang hebat.
"Saat perjamuan, mereka membuat suasana yang meriah dan putihfurnitur yang putih, taplak meja yang putihberbanding terbalik dengan suasana Negeri mereka yang selalu kelam. Kelam, gelap dan hitam. Orang-orang Negeri Iblis tahu bagaimana mengambil hati sekutunya untuk tetap bekerja sama dengan mereka"
Begitulah kira-kira yang diceritakan Konan kepada dirinya dan teman-teman anggota intel Uzu. Hachi membungkukkan badan, diikuti 4 Uzumaki lainnya untuk memberi hormat kepada tiga tetua Negeri Iblis.
"Angkatlah kepalamu, wahai duta Uzushiogakure"
Suara yang berat dan menyeramkan. Hachi mengangkat kepalanya dengan tegukan ludah pelan di kerongkongannya.
"Kami mendengar bahwa kalian adalah Uzumaki" kata tetua yang berada di tengah. Suaranya agak lembut dan halus, suara wanita.
"Uzumaki yang hidup" Tetapi suara itu menjadi menyeramkan karena dihiasi nada serak dan tajam.
"Ya" Hachi hanya menjawab dengan satu suku kata sederhana. Warna rambutnya dan keempat kawannya sudah menjelaskan siapa mereka.
"Kami butuh bukti." Tetua yang paling kiri menahan kepalanya di atas tangan kanannya yang ditopang ke meja. Matanya berkilat putih saat Hachi melihat terpaan lampu suram mengenai alat penglihatan tetua tersebut.
Hachi mengangguk pelan "Ba-baiklahehm," Hachi menoleh ke keempat kawannya, 4 Uzumaki mengangguk mengerti. Mereka menggerakkan handseal dan bergumam pelan.
"Fuinjutsu: Jigoku no Randorensa"
Sraaaakk! Puluhan rantai muncul di sekeliling Hachi dan 4 temannya, lalu rantai tersebut menggeliat seperti ular. Para tetua Negeri Iblis memandang takjub, terlihat suara-suara mereka yang berkata "Waah" pelan dan "Oooh" dengan nada antusias. Tetua kedua, yang tengah dan wanita, menyuruh Hachi menghilangkan rantai tersebut dan Hachi beserta 4 temannya langsung menghilangkan benda khas Uzumaki itu di hadapan para tetua Negeri Iblis. Tetua pertama, yang kanan, mengangguk pelan. Suara beratnya terdengar mistis.
"Kami mendapat kabar bahwa pemimpin kalian, Yondaime Uzukage-sama masih hidup. Bisa tunjukkan panah yang dia berikan kepadamu wahai Duta Uzu?"
Hachi mengangguk mengerti. Dia mengambil panah itu dari belakang punggungnya dan memperlihatkannya kepada para tetua Negeri Iblis. Mereka kembali mengangguk takjub. Tetua ketiga berbicara dengan nada yang lebih cepat.
"Itu menjelaskan semuanya. Perlu kau sampaikan ke pemimpinmu" Tetua ketiga memandang dua tetua lainnya, sepertinya meminta persetujuan. Dua tetua lainnya mengangguk membuat tetua yang duduk di kiri kembali melanjutkan kata-katanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Naruto : The Long Journey To Reveal The Darkness
FanfictionNaiknya Uzumaki Naruto sebagai Yondaime Uzukage membuat Uzushiogakure membuka hubungan dan kerja samanya dengan desa desa lainnya, termasuk sebuah Negara Iblis yang dipimpin seorang Ratu bersifat dingin dan memiliki kemampuan menyegel setan serta me...