[10]

5K 700 12
                                        

Setelah dimarahin abis-abisan sama Seung-Cheol, Young-Hoon ditinggalin sendirian di dorm. Hyun-Jae sama Ju-Yeon masih di rumah ayahnya, Bermuda liburnya nambah jadi seminggu.

Seung-Cheol tau Young-Hoon butuh istirahat. Walaupun marah, di akhir cerita dia nasehatin Young-Hoon.

Walaupun dia bukan darah murni, umur Seung-Cheol ga terlalu beda sama Young-Hoon. Seung-Cheol udah banyak makan manis-pahitnya kehidupan.

Menurutnya, di zaman yang lebih modern ini mereka harus lebih hati-hati.

Bisa aja suatu hari nanti manusia lelah bantuin vampir dan memberontak dengan sistem partner.

Vampir boleh aja punya kemampuan magis, lebih kuat dari manusia. Tapi jumlah mereka sedikit.

Teknologi manusia yang super canggih saat ini sangat mungkin untuk bisa menghancurkan mereka semua.

Kalau berita kekerasan kayak gini tersebar, viral, bisa-bisa manusia yang ga tau-menahu tentang eksistensi vampir malah ikut kebakaran jenggot.

Seung-Cheol selalu memperlakukan partner-nya sebaik mungkin karena dia sadar ga bisa hidup tanpa darah manusia. Dia ga bisa bergantung terus sama Tuannya.

Makanya Seung-Cheol kesel banget liat Young-Hoon emosi kayak gitu.

Cinta ga bisa jadi dalih untuk berbuat jahat, kata Seung-Cheol.

Bukannya kalau Young-Hoon cinta sama Chang-Min malah dia harus lembut? Apalagi Chang-Min ini satu dari manusia langka yang rantai reinkarnasinya ga pernah putus walaupun periodenya ga tentu.

Harusnya Young-Hoon masih bersyukur bisa ketemu Chang-Min lagi. Kenapa malah dikasarin cuma karena hal sepele?

Lagian Chang-Min itu ga suka laki-laki. Mau dia dideketin laki-laki juga dia ga minat. Ngapain Young-Hoon cemburu?

Chang-Min cuma deketnya sama Young-Hoon. Semenjak dijadiin partner dia udah ga kepikiran cinta-cintaan lagi. Dia cuma bisa liat Young-Hoon, ya udah, dia terima.

Kalau boleh jujur, Chang-Min belum bisa punya perasaan ke Young-Hoon. Untuk ukuran cinta, dia belum punya.

Chang-Min cuma sayang sama Young-Hoon sebagai adiknya yang setia bantuin dia, baik di belakang panggung maupun di kehidupan sehari-hari dengan darahnya.

Chang-Min ga punya ingatan tentang masa lalunya. Apalagi ingatan tentang Young-Hoon.

Chang-Min ga akan bisa inget saat pertama kali dia ketemu Young-Hoon ribuan tahun lalu. Saat dia lahir pertama kali sebagai perempuan. Chang-Min ga akan pernah bisa inget rasa cintanya ke Young-Hoon seperti apa.

Manusia ga punya kemampuan untuk ingat masa-masa sebelum mereka reinkarnasi.

Kemampuan manusia terbatas. Dibatasi oleh alam.

Young-Hoon ga bisa mikir kayak gitu sebelumnya. Semenjak ketemu Chang-Min lagi, dia jadi egois.

Sama kayak dia yang egois minta Chan-Hee untuk jadi vampir. Walaupun mereka ga bisa bareng, seenggaknya Chan-Hee masih dalam jangkauannya.

Young-Hoon cuma ga mau kehilangan Chang-Min lagi, tapi caranya salah.

Sekarang dia lagi menetap di salah satu vila yang dia punya, masih di daerah rumah ayahnya. Agak jauh dari perkotaan. Young-Hoon langsung ke sini setelah Seung-Cheol pulang.

Dia cuma berusaha nenangin diri. Baca buku, liat-liat album foto, duduk di teras.

Dan sekarang udah hampir subuh. Dia kepikiran keadaan Chang-Min. Dia juga kepikiran mungkin Chan-Hee dan Hyun-Jae ikutan sakit karena dia lagi ga stabil.

Thrilling Love (Book I) || The BoyzCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang