"Welcome to Delire ... eh, Kak Hwall?"
Yang dipanggil namanya senyum ke arah gadis penyambut tamu ini, ngelepas kacamata hitamnya. "Hai Ji-Heon, kabarnya baik?"
"Baik, Kak."
"Masih sekolah kan kamu?"
Pelayan yang dikuncir dua ini ngangguk. "Tahun depan aku kelas tiga loh."
Ji-Heon ini karyawan Kevin yang paling muda, udah mulai part time dari dia kelas satu SMA. Belum boleh sih sebenernya, tapi karena dijamin langsung sama Kevin jadi ga apa-apa katanya.
"Wah, belajar yang bener biar masuk universitas bagus," lanjut Hyun-Joon. "Eh iya btw Kak Kevin ada?"
"Pak Kevin lagi bikin kue kayak biasa, Kak. Masuk aja."
"Oke."
Padahal hari ini Hyun-Joon pakai baju kasual, ga yang terlalu gimana-gimana kayak pas lagi mau pemotretan.
Tapi namanya model, ya. Auranya kuat banget. Banyak juga dari pengunjung yang sadar sama kehadirannya.
Walaupun Hyun-Joon basisnya luar negri, tapi di dalam negri pun dia banyak disukai. Banyak jadi model brand lokal juga, kok.
Itu dia Kevin, lagi di dapur motong-motong buah.
Posisinya persis kayak waktu pertama kali mereka ketemu. Serasa deja vu, pikir Hyun-Joon.
"Pak Kevin, ada tamu nyariin," ucap Hyun-Joon begitu udah duduk di hadapannya.
Kevin noleh ke samping, dan dia ketawa kecil begitu liat Hyun-Joon dari balik konter. "Hei, kamu pulang? Ga kabur, kan?"
Maksud Kevin kabur tuh pakai teleportasi, bukan pulang naik pesawat bareng staf atau asistennya.
"Engga, astaga. Teleportasi sejauh itu makan energi tau, aku ga kuat," Hyun-Joon cemberut. "Besok kan bulan baru makanya aku pulang."
Muka Kevin ga santai gitu, "Astaga, Kakak lupa loh kalo besok."
Dia naruh pisaunya, ngelap tangan lalu jalan nyamperin kalender di deket wastafel.
"Kakak lagi banyak pesenan, kayaknya beberapa harus ada yang dibatalin, deh," gumamnya, tapi Hyun-Joon denger.
Kevin udah sibuk nelpon beberapa pelanggannya, minta maaf karena dia harus libur beberapa hari. Karena pelanggannya rata-rata maunya buatan Kevin langsung, Kevin nawarin gimana kalau pegawainya yang lain aja yang ngerjain supaya pesanannya ga batal.
Ada yang mau, ada yang milih batal karena kue buatan Kevin emang beda. Ya Kevin sih ga masalah kalau batal, dia cuma minta maaf.
"Sayang, kamu di sini berapa hari?" tanya Kevin.
"Hm? Lima."
Kevin ngangguk, "Ya udah Kakak libur lima hari."
Hyun-Joon senyum begitu Kevin selesain urusan pesanannya. Dia balik lagi ke tempatnya tadi, motongin buah untuk hiasan kue.
"Dulu kita pertama ketemu juga begini, kan? Aku persis duduk di sini, Kakak motong buah di situ."
Kevin masih fokus sama buahnya, tapi dia senyum denger omongan Hyun-Joon.
"Iya, ya. Time flies," kata Kevin.
"Hati-hati, Kak, jangan keiris lagi tangannya."
Kali ini Kevin ketawa, natap Hyun-Joon yang hari ini kenapa manis banget. "Iya, Sayang. Sebentar ya Kakak ngehias satu kue lagi abis itu kita pulang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thrilling Love (Book I) || The Boyz
FanfictionThe vampires finally found their partners, but will everything always be fine? The Boyz with other idols. bxb June 26 2019 - June 14 2020
