"Iya Hak-Nyeon tenang, ya?"
Chan-Hee masih meluk Hak-Nyeon yang belum berhenti nangis sampai sekarang. Sun-Woo masih di kamar Chan-Yeol, ditangani Chan-Yeol dan Young-Hoon.
Karena ini pula Hyun-Joon jadi sakit sepulang dari kantor papanya Kevin. Badannya dingin dan dia cuma bisa tiduran. Kevin bahkan ga tidur nemenin Hyun-Joon semalaman. Ada Eric juga yang jagain di kamar ini.
Btw Jacob udah dipindahin ke kamar Eric karena udah lebih baik. Udah sadar juga, udah bisa ngenalin Eric lagi tapi badannya masih lemes. Jacob ditemenin Sang-Yeon dan Ju-Yeon.
Chan-Hee ngusap air mata adiknya ini. Ga ada bosannya Chan-Hee nenangin dia karena emang selama ini jarang banget liat Hak-Nyeon khawatir sebegininya selain sama Hyun-Joon.
Sun-Woo berharga banget untuk Hak-Nyeon.
Di sisi lain, suara teriakan Sun-Woo terdengar jelas dari kamar sana. Chan-Hee tau pasti hal itu bikin Hak-Nyeon makin sedih.
Normalnya partner bisa disembuhkan oleh vampirnya. Selama ini juga kalau Sun-Woo sakit bisa disembuhin sama Hak-Nyeon. Tapi sakit kali ini beda sumbernya dan Hak-Nyeon ga bisa berbuat apa-apa untuk ringanin itu. Dia merasa bersalah.
"Ga bisa, Hoon, dia harus ketemu ayahnya."
Chan-Yeol ngusap wajahnya. Semua cara udah mereka lakukan. Semua mantra udah dicoba. Tapi tetep rasa sakit Sun-Woo ga bisa diringankan sedikit pun.
Jiwa vampirnya memberontak untuk segera dilepas dan itu ga bagus.
Bahkan kalung dari Hak-Nyeon pecah begitu mereka sampai sini.
Young-Hoon natap ayahnya. "Ga ada cara lain, Kak?" tanyanya. "Hak-Nyeon ga akan setuju karena pasti Sun-Woo akan diambil."
"Tapi ga ada cara lain, Hoon. Soo-Bin juga tadi sempet sakit dan dengan kehadiran lo ditambah bundanya dia balik normal lagi.
"Sun-Woo udah terlalu lama jauh dari orangtuanya. Gue ga tau ke depannya akan gimana tapi kita harus nentuin prioritas.
"Kalau prioritas kita adalah kesehatan Sun-Woo, ga ada cara lagi selain datangin ayahnya ke sini."
Chan-Yeol keluar kamar, mau nyamperin Hak-Nyeon di kamar Chan-Hee. Sementara Young-Hoon masih berdiri di sebelah Sun-Woo.
Keadaannya ga bagus. Tangan dan kakinya harus diikat. Napasnya ga teratur, matanya berkilat biru dan teriakannya terdengar pedih. Young-Hoon yakin di alam bawah sadarnya Sun-Woo lagi berusaha untuk ga diliputi jiwa vampirnya sepenuhnya.
Young-Hoon ngusap kepala Sun-Woo. Semua cara emang udah dia coba, tapi engga dengan yang satu ini.
Dia duduk di samping Sun-Woo. Young-Hoon ngeluarin api hitamnya, iya yang hitam, lalu diubah wujudnya jadi pisau hitam kecil.
Young-Hoon tusuk pisau itu di sepanjang tato Sun-Woo di lengan kirinya. Sesuai dugaan, darah yang ngalir warnanya perlahan berubah jadi merah gelap lalu hitam pekat.
"AYAH INI HAK-NYEON KENAPA BEGINI, YAH??"
Suara teriakan Chan-Hee terdengar olehnya, dan itu tanda kalau ternyata hal ini berhasil.
Ini namanya berbagi jiwa. Tato di tubuh partner adalah tanda kalau dia milik vampirnya. Seperti yang pernah Young-Hoon bilang, mereka terhubung lewat tato itu.
Young-Hoon lagi coba bikin supaya Hak-Nyeon dan Sun-Woo bisa sharing jiwa mereka. Mereka berdua akan bertemu di alam bawah sadar salah satunya dan bisa saling menyelamatkan.
Resikonya cukup tinggi, tapi Young-Hoon yakin Hak-Nyeon bisa lewatin ini nantinya.
Young-Hoon berani ngelakuin ini tanpa sepengetahuan siapa pun karena sebelumnya dia udah pernah ngobrol sama Hak-Nyeon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thrilling Love (Book I) || The Boyz
FanfictionThe vampires finally found their partners, but will everything always be fine? The Boyz with other idols. bxb June 26 2019 - June 14 2020
