"Capek ya, Ju?"
Ju-Yeon cuma ngangguk, eratin pelukannya di pinggang Hyun-Jae dan mencoba tidur dengan kepala bersandar di bahunya.
Dijitak sama Hyun-Jae, suruh tidur yang bener di sofa satunya. Tapi Ju-Yeon ga mau. Ya udah lah, jadinya Hyun-Jae diem aja nonton perform grup lain dari tivi ruang tunggu.
Mereka baru selesai tampil setengah jam lalu. Udah selesai makan, tinggal leha-leha aja nunggu syuting untuk pengumumannya. Di sini cuma ada mereka berdua dan Seung-Cheol.
Young-Hoon sama Chan-Hee tadi keluar, ga tau ke mana. Mungkin lagi syuting buat channel-nya Chan-Hee.
Tatapan Seung-Cheol beralih dari ponselnya ke Ju-Yeon yang udah merem, kayaknya beneran tidur pules.
"Ju-Yeon sakit, Jae?" tanyanya.
Denger pertanyaan Seung-Cheol, Hyun-Jae refleks nyentuh kening dan leher Ju-Yeon. "Ga anget sih, Kak. Kayaknya cuma kecapean," jawabnya.
Karena dirasanya Ju-Yeon beneran udah pules, jadi sama Seung-Cheol dilepasin pelukannya dari Hyun-Jae dan digendong ke sofa. Sesuai sama perintah Hyun-Jae tadi supaya dia tidurnya nyaman.
"Nempel mulu sih kerjaannya, nanti lehernya sakit ngerengek kayak bayi," dumel Seung-Cheol sambil selimutin Ju-Yeon.
Hyun-Jae cekikikan aja liat manajernya itu ngedumel sendiri. Ngurusin Ju-Yeon emang beneran kayak ngurusin bayi.
Setelahnya Seung-Cheol balik duduk, kali ini di kursi samping Ju-Yeon. Dia balik fokus ke ponselnya dan Hyun-Jae masih nonton perform grup lain dari tivi.
"Kamu ga ngerti, Chan-Hee! Kalo Kakak ga kayak gitu nanti kamu—"
"Tapi Kakak tetep ga sopan kayak tadi! Ini di tempat umum harusnya Kakak ga boleh asal bentak orang kayak gitu apalagi dia senior Bermuda masih satu agensi. Kalo ada yang liat gimana??"
Hyun-Jae dan Seung-Cheol noleh ke pintu. Chan-Hee masuk duluan, dan Young-Hoon di belakangnya ngejar lalu akhirnya ikut Chan-Hee duduk depan meja rias.
"Jangan deket-deket Eun-Woo dulu sementara, plis ...?"
Young-Hoon genggam salah satu tangan Chan-Hee, tatapannya memohon.
"Kalo Kakak ga kasih tau alesannya aku ga mau. Aku ga suka jauhin orang tiba-tiba tanpa sebab, apalagi Kak Eun-Woo baru balik liburan, mereka lagi prepare comeback masa kalo ketemu ga aku sapa?"
Chan-Hee emang orangnya realistis, jadi dia ga suka kalau Young-Hoon sembunyiin sesuatu tapi mau orang nurutin permintaan dia tanpa bisa kasih alasan yang jelas.
Hyun-Jae akhirnya nimbrung. "Maaf nih ... kalian kenapa, ya? Ada yang mau cerita?" tanyanya.
Chan-Hee ngelepas genggaman Young-Hoon dan pindah duduk samping Hyun-Jae.
"Tadi Kak Eun-Woo dateng mau ngasih kue buat kita semua, tapi diusir sama Kak Young-Hoon," jelas Chan-Hee ke Hyun-Jae.
Beda sama Chan-Hee yang langsung kesel, Hyun-Jae malah jadi liat-liatan sama Young-Hoon.
Belum juga Hyun-Jae nanya ke Young-Hoon, ponselnya Young-Hoon bunyi.
"Ya, Ric?"
"Kak Jacob jadwalnya udah gue majuin, Hyun-Joon juga."
"Bagus. Btw Kevin bawa mobil sendiri?"
"Iya, mobilnya Hyun-Joon. Kenapa, Kak."
Young-Hoon berdiri lalu jalan keluar ruangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thrilling Love (Book I) || The Boyz
FanfictionThe vampires finally found their partners, but will everything always be fine? The Boyz with other idols. bxb June 26 2019 - June 14 2020
