Kembali ke rutinitas biasa setelah libur empat hari bagi Hyun-Jae Ju-Yeon dan tiga hari bagi Young-Hoon.
Iya, Young-Hoon emang yang paling banyak dapet individual job tahun ini.
Tapi sesuai proposal dan laporannya Seung-Cheol, tahun depan semua job bakalan rata, entah itu grup maupun perorangan.
Ruang latihan bermuda sekarang pindah di deket lift. Ruang latihan tempat mereka biasa latihan emang yang paling luas, sekarang lagi dipakai anak-anak gadis yang bakalan debut itu.
Sebagai senior yang baik mereka ngalah. Soalnya member grup baru itu kayaknya bakal sembilan sampai sebelas orang.
Rame banget, Bermuda kebanting.
Dari pagi mereka udah dateng ke sini, mulai latihan ini-itu sampai uji coba rekaman pakai lagu demo. Lagunya masih belum selesai, masih harus disesuain lagi sama suara mereka.
Hari ini latihannya diawasin Seung-Cheol. Koreografer mereka cuma ngarahin sekitar dua jam tadi jadi sekarang mereka lagi latihan mandiri.
Seung-Cheol udah ga sesibuk kemarin jadi bisa bareng mereka hari ini.
Pintu ruang latihan kebuka. Ada Chang-Min yang masuk sembari bawa dua kantong besar. Satu isinya makan siang satunya minuman, kayaknya soda.
"Yeay makan!!"
Hyun-Jae lari ke arah Chang-Min niat bantuin, padahal lagu dan tarian mereka belum selesai.
Young-Hoon ngomel sementara Ju-Yeon ketawa aja liat lucunya Hyun-Jae.
Mereka bertiga, berempat sama Chang-Min yang ditarik Young-Hoon gabung, duduk melingkar sembari siapin makanannya.
Ada roti isi sama ayam khusus permintaan Hyun-Jae. Tiada hari tanpa ayam kalau lagi latihan gini, katanya.
Seung-Cheol keluar sebentar, katanya manajer baru mereka bakalan dateng hari ini. Mulai kerja resminya nanti awal tahun, tapi kan harus penyesuaian dulu dari sekarang.
"Latihannya gimana hari ini?" tanya Chang-Min ke semuanya.
Dia sembari makan sembari bantuin nuang-nuangin minuman ke gelas. Si Young-Hoon juga sibuk aja nyuapin Chang-Min soalnya dia ga terlalu laper.
Terus ya emang karena dia suka aja kalau liat Chang-Min yang lagi ngunyah. Gemesin banget.
"Lancar-lancar aja," sahut Hyun-Jae. "Manajer barunya masih muda juga, btw?"
Chang-Min kayak mikir gitu. "Kayaknya seumuran Kak Seung-Cheol? Yang jelas lebih tua dari gue."
Kalau udah makan emang mereka anteng. Young-Hoon ngobrol kecil sama Chang-Min soalnya dia tau Hyun-Jae ga mau ngobrol sama dia.
Hyun-Jae masih marah. Ga marah lebay gitu, sih. Tapi kayak menjauh. Walaupun kelihatannya Hyun-Jae banyak senyum, he's not fine inside.
"Ju-Yeon kok dikit makannya?"
Hyun-Jae ngeliatin Ju-Yeon yang cuma makan roti isinya separuh dan ga nyentuh ayam sama sekali.
Young-Hoon ngelirik ke mereka berdua, tapi sebentar aja terus fokus ke Chang-Min lagi.
"Kakak udah minta maaf sama Kak Jae?" tanya Chang-Min. Suaranya agak pelan.
Walaupun percuma sih Hyun-Jae tetep bisa denger.
Si kakak geleng pelan. Ditabok jadinya sama Chang-Min. "Gimana, sih? Baikan dulu sana. Mau comeback ga enak diliatnya."
"He's a good actor," Young-Hoon senyum. "Liat sendiri kan dia senyum terus padahal aslinya rapuh."
KAMU SEDANG MEMBACA
Thrilling Love (Book I) || The Boyz
FanfictionThe vampires finally found their partners, but will everything always be fine? The Boyz with other idols. bxb June 26 2019 - June 14 2020
