Dari pagi hawanya bisa dibilang dingin. Matahari ga bersinar cerah seperti biasa, lebih sering terhalang awan. Satu per satu anak-anak pada balik pulang dan rumah jadi ramai lagi.
"Sun-Woo, bantuin Kak Chan-Hee bawain piring sana," kata Hak-Nyeon yang lagi motongin bahan makanan bareng Hyun-Joon dan Kevin.
Sun-Woo yang dari tadi cuma duduk diam liatin Hak-Nyeon sekarang langsung berdiri. "Siap Kapten!"
Dia lari masuk ke rumah. Kevin yang liatnya ketawa aja abisnya lucu beneran kayak anak kecil yang disuruh ibunya.
Halaman rumah udah dihias sedemikian rupa jadi lebih aestetik dengan lampu-lampu terang lalu ada dua tenda kecil juga buat rebahan santai.
Dari siang tadi mereka udah sibuk di halaman untuk bikin pesta barbeque sendiri. Iseng aja, ga tau juga apa tujuannya. Yang diriin tenda tadi siang Sang-Yeon sama Young-Hoon, btw.
Seperti yang udah dibilang tadi, Hak-Nyeon Hyun-Joon Kevin lagi motong-motong bahan untuk barbeque dan masakan lain. Chang-Min dan Eric lagi nyiapin peralatan semacam panggangan dan yang lainnya. Sang-Yeon bantuin Chan-Hee di dapur masak-masak bahan lain sampai setengah matang dulu terus juga sama ada Sun-Woo tadi untuk bantuin bawa peralatan makan.
Hyun-Jae lagi nemenin Jacob ngobrol di tenda soalnya Jacob ga dibolehin ngapa-ngapain sama Eric. Dia udah sehat sih tapi kalau untuk capek-capek gitu Eric belum ngebolehin.
Young-Hoon duduk di ayunan, ngeliatin semuanya yang lagi sibuk masing-masing. Karena nanti malam udah bulan baru makanya dia lagi liat-liat keadaan aja sebelum nanti pasang barrier.
Ga ada Chan-Yeol di rumah jadi semua tanggung jawab Young-Hoon yang pegang.
Dia liat ke atas langit. Matahari beneran ga muncul hari ini padahal udah sore. Diliat dari posisi cahayanya sih kayaknya sekarang udah hampir jam lima.
Kenapa tiba-tiba kepikiran makan di luar kayak gini? Ga tau, tiba-tiba waktu mereka semua kumpul di ruang makan siang tadi si Hyun-Joon ngajakin. Karena kayaknya seru jadi yang lain juga pada mau. Young-Hoon pun ngizinin jadi sekarang terlaksana deh.
"KAK YOUNG-HOON SINI JANGAN SENDIRIAN NANTI KESAMBET!"
Chang-Min ngeliatin Young-Hoon setelah teriak kenceng banget. Di sebelahnya si Eric ketawa-tawa karena lucu liat Young-Hoon diteriakin gitu.
"Kamu yang ke sini coba!"
Eric nyuruh Chang-Min ke Young-Hoon aja karena api panggangannya juga udah mulai nyala. Jadinya Chang-Min jalan ke arah Young-Hoon, dan begitu agak dekat dia mulai lari kecil. Young-Hoon yang liat gemes sendiri.
"Kakak ngapain di sini sendiri?" tanyanya waktu udah berdiri tepat di depan Young-Hoon.
Young-Hoon narik Chang-Min supaya duduk di pangkuannya. Karena kaki Young-Hoon panjang jadi dia bisa seimbangin ayunannya dan ga oleng waktu Chang-Min duduk di pangkuannya, hadap-hadapan.
Jadi kayak peluk koala, pikir Chang-Min.
"Pegangan sini biar ga jatuh," kata Young-Hoon, ngarahin tangan Chang-Min untuk meluk lehernya.
Chang-Min ketawa-tawa aja soalnya posisinya lucu, dia berasa jadi bayi.
"Kakak ngapain di sini sendirian?" ulang Chang-Min. Dia natap tepat di mata Young-Hoon.
Satu tangan Young-Hoon mainin poni Chang-Min. "Merhatiin kalian aja, liat-liat sekitar."
"Emang di sekitar ada apa?"
"Ada hantu."
"Ih!"
"Beneran."
"Beneran juga aku ga takut."
KAMU SEDANG MEMBACA
Thrilling Love (Book I) || The Boyz
FanfictionThe vampires finally found their partners, but will everything always be fine? The Boyz with other idols. bxb June 26 2019 - June 14 2020
