[157]

3.1K 468 66
                                        

Yeon-Jun turun dari tangga, agak lari ke arah dapur. Tadi dia kayak denger suara panggilan gitu makanya buru-buru turun.

Di dapur ada satu perempuan yang berdiri membelakangi dia. Kayaknya sih lagi masak untuk sarapan.

"Kak So-Won manggil aku?"

Si cantik balik badan, senyum ke Yeon-Jun.

"Iya. Tolong bangunin kakak-kakakmu yang lain, yang mau sarapan suruh turun aja, ya."

"Oke, Kak."

"Makasih, Yeon-Jun." So-Won jalan deketin Yeon-Jun, ngusap kepalanya. "Hye-Won udah bangun?"

"Hm? Belum."

"Dia ga sakit, kan?"

"Engga kok."

So-Won ngangguk pelan. "Waktu bulan baru aku denger ada yang teriak? Entah, ga yakin. Bukan Hye-Won berarti?"

Yeon-Jun ngerutin keningnya, tapi ga lama langsung ketawa. "Hahaha ... aku ga ngapa-ngapain Hye-Won, Kak. Tenang aja. Btw kayaknya itu Kak Jeong-Han."

Lagi-lagi So-Won ngangguk. "Oke, deh. Aku kan baru balik ke sini lagi jadi kurang tau, hehe."

"Iya, Kak. Kalo ada yang ga tau tanya aja pokoknya."

Yeon-Jun balik lagi naik ke lantai dua, nurutin suruhan So-Won untuk bangunin seisi rumah.

So-Won liat jam dinding di atas jendela, udah jam sembilan pagi.

"Jin mana, ya?" gumamnya.

Dari kemarin So-Won belum liat Jin. Bahkan waktu tidur sampai bangun lagi Jin belum juga kelihatan.

"Ih rajin banget Kak So-Won."

Eun-Ha ketawa waktu udah ancang-ancang mau dilempar tomat sama So-Won. Dia duduk di salah satu kursi, ngambil selembar roti lalu dimakan aja langsung.

"Jae-Hyun mana?" tanya So-Won.

"Lagi mandi," jawab Eun-Ha, pipinya mengembung soalnya masih penuh roti.

Mereka diem-dieman setelahnya. Bukan karena ga akrab, kok, satu agensi ga mungkin ga akrab. Walaupun bukan manajernya So-Won tapi Eun-Ha cukup deket sama dia di Los Angeles waktu itu.

So-Won masih sibuk mikirin ke mana Jin sementara Eun-Ha lagi ngelamun aja, entah masih ngantuk atau gimana.

Sampai akhirnya Eun-Ha lebih milih ngeluarin ponselnya lalu cek surel. Jadwal Hyun-Joon sebentar lagi keluar biar sekalian nanti diomongin lagi sama dia selesai bulan baru.

"Eun-Ha."

"Iya, Kak?"

So-Won naruh beberapa makanan yang udah selesai di atas meja.

Eun-Ha ngeliatin sebentar, "Mau dibantuin?"

"Engga, segini aja kok ga usah."

"Oke. Terus tadi kenapa manggil?"

So-Won duduk di samping Eun-Ha setelah naruh satu piring lagi. "Liat Jin ga kemarin? Dia ga ke kamar soalnya."

"Engga, tuh. Gue seharian emang di kamar sih tapi waktu gue ke dapur atau ke perpus atas ga ketemu Kak Jin. Coba nanti tanya Jae-Hyun."

Kebetulan yang namanya barusan disebut masuk ke ruang makan. Jae-Hyun ngecup kepala Eun-Ha lalu duduk di sampingnya.

"Kirain kamu ilang," kata Jae-Hyun ke Eun-Ha.

"Mana ada ilang," jawab Eun-Ha.

"Kak So-Won? Jangan ngelamun."

So-Won noleh ke Jae-Hyun. "Jae, tau Jin ke mana?"

Thrilling Love (Book I) || The BoyzCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang