“Aku menyukaimu,”
“Tunggu,kalimat bullshit macam apa itu?”
“Aku mencintaimu,”
“Hey,kau mau membohongiku?”
“Aku menyayangimu,”
“Hey hey,kau gila?”
“Bukankah kita memang gila?”
Tawa gadis itu meledak mendengar kalimat Dika.Kini mereka berdua sedang duduk dibangku tepi kolam sebuah taman rumah sakit Jiwa.Ya,sejak setahun lalu keduanya mengidap gangguan mental.
“Aku ingin bertanya serius padamu,”
Dika,kini memusatkan asistensinya pada gadis belia disampingnya,Kila.
“Apa?”
“Kau kenapa bisa disini? Tempat ini tidak nyaman,perawat perawat itu terus menyuruhku makan,Padahal nanti kalau lapar aku bisa makan sendiri,Aku juga dipaksa minum kerikil pahit itu,huh menyebalkan.”
“Aku sebenarnya juga tidak tahu aku ini sakit apa,aku pun juga tidak di infus,Bahkan satu selangpun tak ada yang menempel ditubuhku,”
“Hey,sadarlah,kau itu gila,bodoh,”
“Kau juga gila,bodoh,”
Kila menepuk keningnya pelan, “ahh iya aku lupa,kita kan gila,”
Keduanya pun tertawa lepas,Sungguh pemandangan unik.Kedua orang yang memiliki gangguan mental,sama sama tertawa lepas.Tawa tanpa tekanan dan paksaan.
“Mau melihat album kita? “
“Album apa?”
“Album kita setahun ini,kau lupa?”
“Bisa dibilang iya,bisa dibilang tidak,”
“Kenapa begitu?”
“Aku ingat kita pernah membuat kenangan selama satu tahun,Tapi aku tak ingat jika kita membuat album,”
“Ya jelas kau tak ingat,karena hanya aku yang membuat album ini,Kau mana peduli denganku,”
“Aku peduli denganmu,”
“Mana buktinyaa?”
“Aku menyayangimu,apa aku kurang peduli?”
“Sangat kurang,”
“Aku ingin memilikimu,”
“Hentikan omong kosongmu,Dasar Gila!”
“Memang,Aku gila dan aku bangga,”
Tawa gadis itu lagi lagi meledak, “Benar juga,Kita gila dan kita bangga,”
“Kau tak malu jika orang orang menganggap kau aneh?”
“Tidak,karena aku memang aneh,”
“Yasudah,kita lihat album itu sekarang saja,”
“Mana album nya?”
“Sebentar kuambilkan,”
Kila berlari kecil kedalam kamarnya,Setelah 10 menit menunggu,Kila datang membawa troli mainan anak anak yang berisi sebuah buku besar ukuran A3.
“Kau bodoh apa bagaimana? Mana muat troli belanja kita untuk album sebesar itu,”
“Tidak ada pilihan lain,daripada aku harus menentengnya dan dia menghalangi jalanku,”
“Kau dan album ini lebih besar dirimu,Mana bisa dia menghalangi jalanmu,”
“Semua bisa saja terjadi,” Jawab Kila acuh,lalu kembali duduk disamping Dika.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerpen 10 Days ✔
Short StoryAdalah sebuah project rutin grup kepenulisan FLC. Yaitu member akan membuat sebuah karya cerpen dalam jangka waktu 10 hari. Cover spektakuler dari salah satu mem kami : @Kuroyuki01
