KEBOSANAN: MARI PERHATIKAN MULAI SEKARANG

3.6K 213 10
                                        

apakah Anda pernah mengalami kebosanan yang tak ada seorang pun yang bisa membantu? bahkan terapis anda sendiri pun bingung dengan keadaan anda yang semacam itu. dan jika terapis anda gagal untuk memberi jalan keluar bagi Anda. tidakkah itu berarti, semua orang yang dekat dengan Anda kemungkinan besar juga telah gagal untuk membantu Anda?

banyak orang tak tahu, kebosanan adalah awal dari setiap penyakit. terlebih penyakit yang berhubungan dengan kejiwaan dan pikiran.

dan kali ini, saya ingin berbicara mengenai kebosanan, yang juga setiap hari saya alami. apakah membicarakan kebosanan adalah hal yang sangat penting? ya, itu hal yang sangat penting. kebosanan adalah indikasi ada yang salah, tak menarik, tak sesuai, dan tak menyenangkan mengenai entah suatu tempat, keadaan, suasana, bahkan kehidupan itu sendiri. kebosanan adalah hal yang harus diperhatikan lebih penting dari biasanya. selama ini, tak banyak orang menganggap kata-kata 'bosan' dalam kalimat, 'saya bosan...' dan sejenisnya adalah sejenis peringatan bahwa ada yang harus diubah, diselesaikan, diperhatikan, dan ditangani. mengacuhkan indikasi adanya kebosanan sama saja dengan meningkatkan kadar kebosanan itu menjadi sesuatu yang berbahaya.

ada orang yang bosan dengan sekolah. bosan dengan pekerjaannya. bosan dengan pasangan hidupnya. bosan dengan jabatannya. bosan dengan kehidupannya. atau bosan dengan apa pun. kebosanan-kebosanan ini jarang sekali dibicarakan dan cenderung diabaikan begitu saja. atau malah ditekan dan diancam.

seorang anak yang bosan sekolah karena sekolah baginya menjengkelkan dan tak sesuai dengan kebutuhannya mungkin akan mengalami cercaan dari keluarga, masyarakat, dan pihak sekolah itu sendiri. sudut pandang dia kenapa sekolah membosankan tak akan diterima, dianggap konyol, dan gila. dan jika si anak itu semakin ditekan, kebosanannnya yang tak terselesaikan dan tak ditangani akan meningkat menjadi banyak kemungkinan: benci sekolah. benci semua orang. depresi. malas dengan apa pun. dan bisa jadi, dikeluarkan karena dianggap sebagai anak bermasalah. hal itu juga berlaku dengan para mahasiswa.

banyak pekerja, jenis apa pun, juga mengalami kebosanan yang menekan dan cenderung dilematis. terlebih di sebuah negara yang sangat birokratis, feodal, dan dengan semangat tradisional. suatu pekerjaan di sebuah perusahaan dan lainnya, bisa benar-benar membuat seseorang merasa frustasi bahkan depresi. tempat kerja yang sangat kaku membunuh kesenangan, imajinasi, improvisasi, dan kreativitas. para pekerja hanya dianggap tak ubahnya mesin. bukan manusia yang memiliki perasaan dan emosi. dan banyak orang hebat dan jenius tak berkembang dan berakhir mirip budak. yang lainnya, mungkin keluar dari pekerjaan atau menggerus bakat dan keahlian yang dimilikinya. banyak yang terbelenggu pada tempatnya bekerja. karena hanya tempat itulah satu-satunya yang ia miliki dan membiayai kehidupannya. dan, orang-orang semacam itu, hidupnya sangat tertekan dan sangat membosankan. kebosanannya tidak hanya ditekan oleh pihak pemberi kerja dengan ancaman dipecat. tapi juga ditekan oleh dirinya sendiri. akibatnya, yang kuat akan bertahan tapi seperti mayat hidup. yang lainnya frustasi dan gila. apa akibatnya? kebosanan yang tak ditangani dengan baik bisa menghancurkan perusahaan itu dengan perginya orang-orang hebat ke tempat lain. atau pindah ke perusahaan sebelah yang lebih longgar dan para pekerja diperbolehkan untuk sedikit bersenang-senang dengan mendirikan komunitas, klub, atau lainnya. berapa banyak para pekerja yang terjebak dalam kebosanan bertahun-tahun? dari para CEO, manajer, hingga pekerja biasa? jumlahnya kemungkinan besar sangat banyak dan menggelisahkan. itulah kenapa banyak konglomerat ekonomi dan pengusaha kaya akhirnya memilih mengasingkan diri di suatu tempat dan berhenti dari pekerjaannya karena mereka tahu, mereka hidup dalam kebosanan yang sudah tak lagi bisa ditutupi dan ditangani dengan cara biasanya.

banyak contoh yang sebenarnya bisa saya berikan. tapi saya lebih ingin berbicara ke arah yang lebih penting: bosan akan kehidupan. kebosanan yang bersifat lebih negatif dan merusak.

mungkin Anda pernah mengalami atau malah sedang mengalami kebosanan yang saya maksud ini? kebosanan yang mana tak ada lagi hal yang menarik, layak, dan bisa kita anggap penting di dunia. kebosanan yang tak bisa didiamkan dan dialihkan dengan cara sibuk bekerja, bercinta, tidur, mengembara, berjalan ke berbagai sisi dunia, berfoya-foya dalam hidup mewah dan semacamnya. kebosanan yang tak bisa ditangani semua orang. bahkan keluarga, pasangan, dan terapis Anda sendiri. kebosanan yang membuat Anda merasa semuanya hanyalah sia-sia. dan Anda mencoba membayangkan berbagai macam jenis bunuh diri. jika Anda mengalami hal semacam itu, berarti Anda menganggap dunia di sekitar Anda tak sesuai yang Anda inginkan. atau Anda merasa tak dipahami atau kehilangan tujuan hidup sebagai titik puncak pengalaman Anda hidup di dunia. dan itu juga berarti, kemungkinan besar banyak orang yang Anda temui dan Anda mintai bantuan tak benar sungguh ingin membantu Anda dan mengerti masalah Anda. mereka mungkin punya urusan sendiri yang jauh lebih penting dari pada mengurus Anda. atau alasan dibalik kebosanan Anda sangat mengganggu dan mungkin menggelisahkan mereka sehingga bisa dibilang mereka menolak Anda walau seperti tak menolak sama sekali. bahkan terapis Anda sendiri kemungkinan tak mau, tak siap, atau merasa enggan untuk menangani kasus Anda secara serius dan sangat senang jika Anda lebih baik pergi sekarang juga. atau Anda hanya sekedar dimanfaatkan hanya untuk mengeruk uang Anda lalu dicampakkan.

bagaimana menangani kebosanan ekstrim semacam itu? bisa dibilang, cinta, perhatian, empati, bisa menjadi cara untuk membantu berbagai jenis kebosanan yang dialami seseorang. tapi sayangnya, tak banyak orang yang mau memberikan hal yang semacam itu. dan akhirnya kebosanan semakin meningkat: depresi, bunuh diri, terorisme, perang, dan bersikap kejam terhadap yang lain. atau tak melakukan apa-apa.

hanya sedikit orang yang mencoba untuk menganggap serius kebosanan. kebosanan yang tak ditangani dan diperhatikan dengan baik bisa berakibat pada kemalasan, hilangnya fungsi sosial dan pekerjaan, mengandung potensi gangguan jiwa, dan bisa berujung menghancurkan diri sendiri atau orang lain. selama ini, kita sering tak menganggap penting kebosanan orang lain karena itu bukan masalah kita. hanya saja, karena kita terhubung dengan dunia. masalah orang lain pada akhirnya nanti menjadi masalah yang harus kita tanggung dan alami. dampak kebosanan cakupannya bisa sangat luas. hingga sampai sekarang, jarang yang menganggap hal ini penting.

kebosanan bisa membunuh kita semua. dan jelas, sangat mampu membuat kita gila.

PSIKOLOGI, PSIKOTERAPI, DAN MASALAH LAINNYACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang