Pagi ini aku mengalami kelumpuhan di dalam isi mimpiku. Bagiku sendiri kejadian ini adalah langka dan pertamakalinya setelah begitu seringnya aku mengalam paralisis dan lucid dream sejak kecil. Bisa dibilang, rasanya aku menderita kelumpuhan tidur terisolasi secara berulang (RISP) selama bertahun-tahun. Sehingga aku sudah sangat terbiasa dengan kondisi antara bangun atau masih tidur itu. Dunia di mana di sekitarku berubah menjadi putih, seekor kambing berlarian di atas langit-langit, sampai setan yang ada di pojok kamar, dan jiwa yang bagaikan melayang di luar tubuh.
Tak lama sebelum ini, aku juga mengalami paralisis yang sangat menakutkan. Seekor monster atau anggap saja setan muncul tepat di depan mataku. Dari manakah setan itu datang? Itu adalah halusinasi yang terbentuk saat aku mengalami paralisis dari dua objek yaitu rak buku dan baju yang tergantung. Dua objek itu membuat halusinasi sempurna berupa setan seram tepat di depan mataku. Otak dan mataku begitu sadar tapi tubuhku kaku tak bisa digerakkan.
Untungnya aku sudah terbiasa dan akhirnya suka dalam mempelajari isi mimpiku dan objek apa saja yang membentuk halusinasiku.
Pagi ini, rak buku dan baju tergantung membantu kembali keseraman itu. Kali ini dengan cara yang berbeda. Bagiku sendiri ini adalah kasus langka dan aneh yang belum pernah aku alami.
Aku menyebutnya sebagai paralisis di dalam mimpi nyata.
Seolah paralisis yang aku alami masuk ke dalam mimpi nyataku (lucid dream) di mana tidur REM-ku terganggu. Agak kejutan, aku bisa mendapatkan hal yang semacam ini. Jika seandainya aku adalah seorang peneliti. Kejadian ini sangat menarik. Benar-benar menarik. Walaupun sangat menyeramkan.
Biasanya aku mengalami mimpi nyata sekedar sebagai mimpi nyata yang biasanya. Atau mendapatkan serangan paralisis dengan ciri yang biasa aku alami. Perbedaan kasarnya mungkin semacam ini. Aku terjebak di isi mimpiku jika itu dalam mimpi nyata. Tapi ini kondisi terjebak yang bukan terhentinya waktu. Hanya saja aku mengalami kejadian sama yang berulang-ulang di dalam mimpi sehingga aku tak tahu apakah aku sudah bangun atau masih di dalam mimpi. Dalam paralisis aku terjebak saat aku sudah sadar dan seolah bangun. Terjebak di luar isi mimpi dengan banyak makhluk menyeramkan yang membuat tubuhku tak bergerak tapi kondisi otakku sepenuhnya sadar
Apa jadinya jika mimpi nyata bergabung dengan paralisis?
Yang terjadi adalah yang aku alami seperti barusan tadi. Aku mengalami sebuah mimpi yang nyaris seperti dunia nyata. Berada di suatu lingkungan yang dahulu kala tak asing. Saat langit mulai gelap. Aku memutuskan pulang melewati jalan yang berisikan sedikit rumah. Hanya ada rimbunan pepohonan di sisi kanan kiri atau sawah. Walaupun begitu, masih ada pemukiman penduduk.
Awalnya matahari masih cukup terang sehingga lanskap yang aku lihat masih tak perlu mengkhawatirkan. Tapi saat aku mulai berjalan ke arah rumah-rumah penduduk. Tiba-tiba saja jalan berubah menjadi menanjak dan tiba-tiba cahaya yang tersisa surut begitu cepat dan berubah menjadi gelap. Bayangkan kau berada dalam lorong panjang dengan lampu-lampu berpijar di atas kepalamu. Nah, dari ujung lorong yang kamu lihat. Lampu pertama mati, diikuti lampu kedua dan seterusnya sampai lampu yang ada di atas kepalamu. Nyaris seperti itulah cahaya yang tiba-tiba surut di dalam mimpi aku.
Kejadian hilangnya cahaya matahari secara mendadak itu sendiri kusadari sebagai fenomena menganehkan di dalam mimpiku. Dan jelas saja membuatku was-was dan agak ketakutan. Padahal aku merasa bisa sampai di rumah sebelum gelap total. Tapi kejadian mendadak semacam itu sangat mengejutkanku. Membuatku dengan segera menyalakan senter gagdetku yang cahayanya tak seberapa.
Hal yang paling menarik dari mimpi nyata atau lucid dream adalah di mana kamu sadar akan perubahan yang ada di dalam mimpimu. Seolah-olah itu bukan mimpi. Kamu bisa merasakan emosimu, keterkejutan, mengambil tindakan segera atau bahkan berpikir ulang dan ketakutannya seolah nyata. Seolah kamu tidak di dalam mimpi sama sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
PSIKOLOGI, PSIKOTERAPI, DAN MASALAH LAINNYA
Non-FictionEsai-esai yang aku tulis ini, lebih berkaitan dengan dunia psikologi dan bagaimana kita keluar dari jeratan hidup yang menekan. Di sini kau akan menemukan bagaimana memilih psikiater atau psikolog sebelum memutuskan pergi ke klinik mereka. Bagaimana...
