BERHENTI TOTAL MENULIS: GAGASAN DAN BUKU YANG TERPAKSA DIHENTIKAN

333 14 1
                                        

Sebelum berhenti menulis sama sekali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sebelum berhenti menulis sama sekali. Telah banyak gagasan yang sebenarnya tengah aku persiapkan untuk diselesaikan. Salah satunya adalah Anti Empati. Gagasan psikologiku yang ingin aku buat dalam dua buku. Satu buku berbentuk 10 esai pendek yang ditulis secara kasar yang akan aku buat dalam bentuk pdf agar bisa diakses siapa pun. Satu buku lainnya jauh lebih serius dan tebal. Mungkin sekitar 200-300 halaman dan kemungkinan ingin aku cetak dalam bentuk buku. Karena keputusan ingin berhenti menulis terjadi secara mendadak, maka esai-esai Anti Empati akan bisa kalian nikmati di sini.

Kau bisa memanggilku merah naga. Dan kau juga bisa mencari gagasan-gagasan awalku yang lebih gila dan gelap dalamam blog catatanmerahnaga.blogspot.com atau sekedar carilah nama merah naga di Google, kau akan dengan mudah menemukannnya. Lalu, jika kau ingin membaca gagasan kasarku dalam bentuk pdf, carilah di Google dengan mengetik kata-kata seperti ini, "buku-buku pdf merah naga' maka otomatis akan muncul di layar elektronik kalian masing-masing.

Siapa itu merah naga? Seorang yang tak ingin dijadikan teman oleh siapa pun karena terlalu banyak memikirkan hal yang dibenci orang-orang. Ah, itulah dia. Itulah dia yang aku kenal. Pada akhirnya dia memberontak terhadap banyak hal. Merenung terlalu dalam. Dan menemukan jawaban yang sangat menyakitkan dari perenungan dan pengalamannya itu.

Jujur, aku tak pernah ingin hidup terlalu lama. Itulah sebabnya, aku ingin menyelesaikan sebagian kecil gagasan intiku dalam bentuk kasarnya. Sebagian sudah terselesaikan. Sebagian yang lain, akhirnya aku tinggalkan. Dan inilah yang sebagian kecil aku tinggalkan.

Kelak, saat aku mati muda. Aku ingin disebut sebagai seorang filsuf dan psikolog. Bukan penyair atau sastrawan dan lainnya. Aku tak lagi bisa menyukai para sastrawan dan penyair yang hidup di masaku dan aku tak ingin lagi dikaitkan dengan mereka. Tujuanku menulis novel, yang harusnya berbentuk trilogi dan beberapa novel kecil lainnya, hanyalah alasan lainnya agar aku mudah lari dari negara ini dan mungkin bisa memilih mati di luar sana. Tidak di negara ini. Aku tidak ingin mati di negara konyol ini. Aneh bukan?

Aku sudah menyelesaikan buku perjalanan kasarku mengelilingi sedikit dari bagian Jawa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku sudah menyelesaikan buku perjalanan kasarku mengelilingi sedikit dari bagian Jawa. Aku memberinya judul Mengembara di Tanah Asing. Ditulis dalam bentuk kasar dan belum diperhalus, untuk sekedar mendokumentasikan duniaku dan apa yang aku lihat di perjalanan. Buku itu setebal 700 halaman dan sudah selesai aku tulis. Yang mana, akan aku simpan untuk diriku sendiri.

PSIKOLOGI, PSIKOTERAPI, DAN MASALAH LAINNYACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang