Sepasang gelap
Mengitari mimpi
Hujan yang berhenti mengigau
Di sudut gelap kamar yang menidurkan hari
Dua langkah sepi mencoba menghiburku
Saat yang hadir pun menepi
Menunggu di sana,
Kesamaran yang begitu memeluk
Waktu yang mereda
Menatap sendu pada kaki dan jejak udara di sekelilingku
Ke mana?
Tak,
Merenggut aku dari semua keberlainan
**
Hai,
Aku di sini
Datang, sebentar
Lalu menghilang untuk
memberimu tangis
**
Lepaskan tanganmu untuk
Aku,
dan segala yang tak ingin
Pagi ini aku masih milikmu
Walau hanya sedikit
Dan di sana
Milikku bukan lagi padaku
**
Kau,
Kesunyian yang lebih panjang dari rasa sakit itu sendiri
**
Kita hanya diam
Cit cit cit
Menunggu
Seekor burung mengamati
yang tak kita amati
Cit cit cit
Kau masih saja diam
Air mata jatuh di tepian pipimu
Ada apa?
Aku tak tahu
Hanya ada tangis
tangis
dan tangis
Burung itu pun pergi
Dan kau pun terus menangis
Aku di sini
Lihatlah!
Kau menggeleng sendu
"Tidak. Kau hanyalah masa laluku."
**
Masukkan aku di sana
Dua langkah mimpi menuju dalam
Lembut yang begitu mengasing
Ketersentuhan yang memerih
Dan rasa rapuh dari segala yang tampak
Kau dengar deru tangan menoleh padaku?
Melambai pada yang tertinggal
Di sana,
dua langkah kaki dari tidurku
Aku mengambang
Menuju apa yang tak lagi mungkin
dijamah oleh...
Mimpi, dua langkah kaki memeluk dirinya sendiri
**
Pertemuan yang terlalu singkat
Ketidaksengajaan yang begitu aneh
Kau, datang begitu saja untukku
Cinta yang terlalu mendadak
Rasa malu untuk terungkap
Akhirnya mencoba menolak
Pengakuan yang ingin dihapus
Dan, rasa rindu yang terlalu tak biasa
KAMU SEDANG MEMBACA
PSIKOLOGI, PSIKOTERAPI, DAN MASALAH LAINNYA
Non-FictionEsai-esai yang aku tulis ini, lebih berkaitan dengan dunia psikologi dan bagaimana kita keluar dari jeratan hidup yang menekan. Di sini kau akan menemukan bagaimana memilih psikiater atau psikolog sebelum memutuskan pergi ke klinik mereka. Bagaimana...
