Perasaan Jimin : 1

208 22 12
                                    

Pukul 2 dini hari di tepi danau. Udara agak hangat, sejak sore langit sudah mendung diikuti dengan angin dingin yang menerpa dari tengah danau. Sementara dalam malam yang gelap, cahaya lampu bersinar indah dari dalam villa, dihiasi dengan gelak tawa dan suara-suara campuran dari 7 orang dengan suara indah. Mereka sedang mengobrol.

"Suga hyung, apa kau sudah menyelesaikan lukisanmu?" tanya Namjoonie sambil mengunyah biskuit di mulutnya

"Aniyo" 

Hobi tersenyum lebar, "kanvas yang dipesan Suga hyung benar-benar besar, apa kau akan menyelesaikannya sebelum ini berakhir"

"Oh" jawabnya

"Aku tak sabar melihat hasilnya" ucap Hobi lagi, "Namjoon-ah, apa masih ada kanvas tersisa? Aku ingin melukis juga"

"Kurasa Jungkookie memesan 3 kemarin"

"Benarkah? Jungkook-ah"

"Oh, hyung?" jawab Jungkookie tanpa menoleh, masih sibuk dengan mainan rakitannya yang belum selesai sejak tadi siang.

"Apa kau bisa berikan satu kanvasmu?"

"ah, ambilah" ucap Jungkookie pendek

Hobi tersenyum lagi, mengelus rambut anak itu, "Kamsahamnida, uri Jungkookie"

Jungkookie tak menjawab, matanya terus membulat tak bisa beralih dari mainan rakitan ditangannya.

"Aku mau tidur duluan" ucap Seokjin sesaat setelah menguap, Ia berdiri perlahan sambil menyambar sekaleng soda dingin di atas meja

"Jin hyung sudah mau tidur?" ucap Jimin yang juga menoleh pada Suga hyung, mengalihkan pandanganya dari ponsel

"Oh, kau jangan tidur larut malam juga, Jimin-ah"

Jimin berdecih, "araa"

"Aku juga" Suga menambahi lalu menyusul sambil menegus gelas bir terakhinya

"Selamat malam hyung" ucap Hobi dan Namjoon bersamaan

"Apa masih ada yang mau bermain pingpong?" Suara Jimin memecah keheningan setelah semua orang tergeletak bermasal-malasan. Syuting hari ini sudah selesai, seharusnya begitu. Seokjin sudah pergi lebih dulu bersama Suga yang sudah kelelahan. "Jungkook-ah?" tambah Jimin lagi

"Aniyo hyung, aku harus menyelesaikan ini" jawab Jungkookie

"Hobi hyung, Namjoon hyung, Taehyungie?"

"Taehyungie saja" jawab Hobi

"Aku?" kata Taehyungie yang sedang berbaring di paha kekasihnya, matanya melirik, melihat Jimin yang merebahkan tubuhnya di karpet mereka, "kau mau main pingpong denganku"

Jimin menjeda sedikit, "ayo"

"Tapi kau sudah mabuk" ucap Taehyungie

Jimin terkekeh, "aku sama sekali tidak mabuk, apa aku terlihat begitu teler?" tanyanya

Taehyungie tertawa tak menjawab

"Jimin-ah, kau sangat teler sekarang, pergilah tidur kau akan pengar besok" ucap Namjoonie setengah memerintah

Jimin berdecih lagi, matanya sudah berat dengan gerak tubuh tak beraturan, "aniyo hyung, aku tidak semabuk itu"

"..."

"..."

"Hobi hyung?" tanya Jimin lagi, Hobi tak menjawab, hanya terkekeh melihat Jimin yang sudah berat. Hidungnya merah.

"Jimin-ah tidurlah" ucap Hobi

"Tapi aku masih mau bermain"

Namjoon tak menanggapi.

My YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang