Christian dan Perasaanya : 3 - Last Night with You (Extended Version)

418 24 69
                                        

EXTENDED dari unrelease version

Pukul 9 pagi di studio Christian

"Sudah cukup melihatnya?" tanya seorang laki-laki yang duduk di samping Ian, melihat ke layar komputer di dalam studio, John.

Ian mengeluh, "hmmh" 

"Bro.. kau benar-benar bertindak sangat jauh" kata John memperingatkan Ian disampingnya, "apa dia tahu kau mengumpulkan informasi pribadi Kim Taehyung?" tanya John khawatir

Ian menggeleng, "tidak"

John tak menjawab, "..."

Ian, "darimana kau mendapat artikel ini?" tanya Ian menoleh pada John sambil menunjuk artikel yang dia baca dari layar komputer

John, "well.. beberapa kenalanku adalah kaki tangan beberapa media hiburan di Seoul.. ini tidak murah tentu saja" kata John, "Aku bahkan harus menandatangani surat perjanjian untuk tidak membocorkannya"

Ian mengangguk, "Aku akan membayarnya.." katanya

John, "kau tidak begitu terlihat baik setelah semalam.. apa telah terjadi sesuatu padamu bro?" tanyanya

Ian mengangguk, "Aku.. sedang mencari tahu bagaimana perasaanku sebenarnya pada anak itu"

John, ".. sudah kubilang.. kau bisa mencoba cara itu.."

Ian mengeraskan rahanya menggigit bibir bawahnya

John, ".. lalu bagaimana hasilnya?"

Ian tersenyum getir, "John..." panggil Ian lirih, "menurutmu bagaimana hasilnya?"

John terdiam sejenak memperhatikan wajah Ian, "wah bro.." kata John, "jangan bilang.. kau benar-benar menyukainya? Menyukai Jungkookie?"

Ian, "aku tidak bisa berkata tidak.. ataupun ya.. tapi hal paling jelas yang akan kulakukan, mungkin membiarkannya bebas.. " kata Ian menghela nafas, ".. aku akan mencobanya dengan caraku malam ini"

John menepuk bahu Ian, "jika kau ragu katakanlah kau ragu, jika kau menyukainya katakanlah kau menyukainya bro, itu akan membuatmu lebih mudah"

Ian terkekeh, "John" panggil Ian, ".. aku tidak akan memutuskan apa-apa"

John menggeleng, "Kau.. bro.. kau akan menyesal"

Ian, "sudahlah.. pulanglah.. Jungkookie akan segera bangun"

John terkekeh

...

Washing time 

Pukul 1 siang

Brakk!!

Suara benturan terdengar keras di kamar Ian diikuti dengan desisan suaranya, "sssh..." Ian mengelus kepalanya setelah terbentur pintu, "shit!" keluhnya. Ia melanjutkan langkah masuk ke kamarnya dengan membawa sepaket sarapan di atas nampan, ada sedikit tumpahan susu yang hampir meluap saat kepalanya terbentur.

Ian menyingkirkan semua benda yang ada di atas nakas tempat tidurnya, hingga beberapa ada yang jatuh kelantai, lalu meletakkan nampan berisi sarapan toast dan susu serta buah-buahan untuk Jungkookie kecil.

Dilihatnya, Jungkookie masih tertidur pulang dengan wajah yang damai dan mata terpejam, seolah tak terganggu dengan apapun yang terjadi di sekitarnya. Ian terkekeh tipis, "anak ini benar-benar tidur pulas" gumamnya. Ia lalu duduk di samping tempat tidur Jungkookie dan mengelus rambutnya lembut pelan-pelan, "Darling" panggilnya pada Jungkookie

Jungkookie masih tak bergerak, sehingga Ian mengelus rambut anak kelinci itu sekali lagi, mendekatkan wajahnya, "Good morning, darling!" sapanya sekali lagi, dekat dengan wajah Jungkookie

My YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang