The Fortune of Unknow - 1

229 23 7
                                    

"Kameranya sudah mau diambil, Seonsaeng-nim?" Ucap Jungkookie saat melihat senior sutradara baru saja turun dari tangga portabel, mengambil kamera di sudut dermaga rumah apung

"Oh, ne, Jungkook-sshi, Aku harus mengecek rekamannya, sudah hujan 2 hari ini"

Jungkookie mengangguk tipis, mengibaskan handuk lembabnya di jemuran tepi dermaga ditengah teriknya siang, "Apa rekamannya bagus? banyak yang harus dipotong, Sutradara Im?"

"Ne, kurasa" jawab Sutradara Im ragu

Jungkookie lalu melangkah perlahan, mendekati Sutradara Im, "kemarin kau melakukan syuting dengan Taehyungie hyung?"

"Ya"

"Aku ingin melihatnya, bolehkan?" tanya Jungkookie dengan mata berbinar

Sutradara Im mengangguk, "boleh"

Sutradara Im dan Jungkookie lalu berjalan menuju ruangan studio kecil di belakang rumah utama, staff mendirikan banyak tenda disana untuk beristirahat dan memasak makanan. Sementara studio itu, salah satu ruangan yang masih bagian dari rumah utama. Diletakkan disana agar tak mengganggu proses pengambilan video.

"Woah!" desah Jungkookie senang, Ia melihat seorang staff masih mengerjakan video di layar komputernya. Footage Taehyungie yang paling baru dari kamera lain di tengah danau sambil mendayung kayak.

"Oh!" staff itu terkejut kecil, "Oh, Jungkook-sshi, itu anda"

"Hyung-nim, apa anda sedang mengedit video Taehyungie hyung?"

"Oh, ne" 

"Apa aku bisa melihatnya?"

"O.. oh, ne ne ne" jawab anggota staff itu langsung menggeser kursinya

Footage video Taehyungie sangat indah, wajah tampan dan rambutnya yang diterpa angin membuatnya berkali-kali lipat lebih mempesona dibanding siapapun didunia. Dalam tatap matanya, sinar matahari kuning terpantul lembut, mencerminkan betapa indahnya orang itu, yang dicintai Jungkookie.

"Taetae tampak sangat tampan, bahkan tanpa riasan" gumam Jungkookie menjeda berkali-kali footage yang menampakkan wajah kekasihnya.

"Jungkook-sshi, apa kau mau melihat hasil videomu?" tanya staff itu lagi

"Ani.. aniyo" ucap Jungkookie tanpa menoleh, "Hyung-nim, apa kau bisa mengirimkan video eksklusifnya padaku?"

"Ne?"

"Video Taehyungie hyung, yang tidak di cut"

Staff itu tertawa kecil, setengah keheranan, "ne?" ucapnya refleks terkejut, mencerna maksud dari Jungkookie, bagaimana mungkin ada seorang pria yang minta foto eksklusif pria lain untuk pribadi, "oh, ne! aku akan mengirimnya ke emailmu"

"Kamsahamnida, Hyung-nim" ucap Jungkookie dengan mata senang, Ia lalu beranjak, mengikuti Sutradara Im yang duduk di komputernya, di ujung tengah ruangan, tangannya menumpu dagu dengan wajah tak sedap, dahinya setengah berkerut.

"Shh" Sutradara Im mendesis melalui gigi-giginya

"Im Seonsaeng-nim, apa kau menemukan video konyolku dalam kamera itu?" tanya Jungkookie yang langsung datang ke samping Sutradara Im hendak melihat hasil rekaman kamera dari rumah apung.

Sutradara Im belum menjawab, Ia berpikir beberapa saat "Kupikir kita harus memanggil Taehyung-sshi dan Jimin-sshi"

Jungkookie langsung mengerutkan kening ketika nama Taehyungie disebut. Ia menatap Sutradara Im dengan tatapan bingung, "Taehyungie hyung? wae?" 

Sutradara Im tidak segera menjawab. Ia memutar ulang salah satu rekaman di layar, memperlihatkan sebuah adegan di mana Taehyung dan Jiminie terpojok di tepi dinding kayu rumah apung dengan jarak wajah yang amat dekat.

My YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang