Setelah latihan selesai, Jungkook dan Jin berjalan keluar gedung HYBE menuju ke basement dimana mobil van yang mengantar mereka pulang sudah bersiap pergi. Malam itu udara terasa lebih dingin, dan suasana sepi membuat langkah kaki mereka terdengar jelas. Jungkook masih merasakan kegelisahan yang membayangi pikirannya, sementara Jin mencoba mencairkan suasana dengan beberapa cerita ringan.
Saat mereka mendekati pintu keluar, Jungkook melihat sosok yang sangat dikenalnya. Taehyung baru saja tiba di HYBE bersama Manager-nim yang masih sibuk mengurus berkas dan meninggalkan Taehyugie sendirian di belakang, wajahnya terlihat sedih dan kecewa meskipun ia mencoba menyembunyikannya dengan senyum tipis. Jungkook berhenti sejenak, menatap Taehyung dengan campuran perasaan kesal dan rindu.
"Taehyung-ah," sapa Jin lebih dulu, nada suaranya penuh kehangatan. "Kau baru datang? Kemana saja kau?" tanyanya penasaran
Taehyung mengangguk, tersenyum kecil. "Iya, hyung. Maaf aku baru bisa datang sekarang."
Jungkook diam saja, hanya menatap Taehyung dengan ekspresi yang sulit dibaca. Menyadari suasana canggung diantara dua orang itu, Jin mencoba memberi ruang bagi kedua dongsaengnya. "Aku akan masuk duluan. Kalian bicaralah dulu."
Taehyungie, "Hyung mau pulang?"
Jin, "ya, mobil van sudah menunggu di basement"
Taehyungie, "kalau begitu aku akan menyusul pulang nanti, tidak pulang bersama hyung dan Jungkookie" jawab Jungkookie sambil mengalihkan tatapannya ke Jungkook
Jin menghela nafas sambil menggeleng tipis, "anak ini terus mencarimu, Taehyung-ah, kalian bicaralah dulu"
Taehyungie tak menjawab, hanya mengangguk tipis, "baiklah"
Setelah Jin masuk ke dalam gedung, hanya tinggal Jungkook dan Taehyung yang berdiri di depan pintu keluar. Keheningan terasa berat di antara mereka.
Jungkookie menatap tajam pada wajah kekasihnya, matanya marah tapi juga rindu dalam saat yang sama.
"Jungkook-ah," panggil Taehyung dengan suara pelan menatap wajah anak itu. "Maafkan aku, aku tidak memberi kabar dua hari ini."
Jungkook menghela napas, mencoba menahan emosinya. "Masih bisa minta maaf, huh?"
Taehyungie tak menjawab, "..."
Jungkookie mengeluarkan ponselnya, menunjukkan roomchat kakao miliknya dan kekasihnya, menyodorkan bekas panggilan dan pesan-pesan yang tak terkirim itu ke depan mata Taehyungie, "kau lihat?! kau mengabaikanku lagi"
"Aku tidak mengabaikanmu, aku meninggalkan catatan saat kau masih tidur"
Jungkookie tambah gusar mendengar jawaban Taehyungie, dahinya berkerut dan matanya meruncing, "apa kau juga harus mematikan ponselmu sampai 2 hari? apa sampai harus menghilang tanpa seorangpun tau kemana kau pergi?"
"..."
"Sekarang katakan kemana kau pergi dan kenapa kau menghilang?"
Taehyung menunduk sejenak sebelum menjawab, "Jungkook-ah.." panggil Taehyungie lembut, "aku pergi untuk mengurus sesuatu"
Jungkookie, "kau tidak mau mengatakannya padaku?"
Taehyungie terdiam sejenak, "tapi aku baik-baik saja, kau lihat?"
"Bukan itu"
Taehyungie menghela nafas, Ia menyerah lalu menjawab, "Aku pergi de Daegu"
"Sampai dua hari?"
"..."
"Tanpa kabar? Apa kau juga mau aku melakukan hal yang sama? Apa kau juga ingin aku tak memberikan kabar padamu? Kau tau Taetae-ah, yang bisa menghilang bukan hanya kau saja"

KAMU SEDANG MEMBACA
My You
RomanceKeputusan apa yang akan diambil Taehyung dan Jungkookie setelah mengalami badai besar pada 2017-2018? Mengingat banyak hal telah menentang cinta mereka, Taehyung tak bisa membiarkan orang-orang membenci dirinya dan Jungkookie, maka berpisah adalah k...