Keputusan apa yang akan diambil Taehyung dan Jungkookie setelah mengalami badai besar pada 2017-2018? Mengingat banyak hal telah menentang cinta mereka, Taehyung tak bisa membiarkan orang-orang membenci dirinya dan Jungkookie, maka berpisah adalah k...
Sudah beberapa hari Taehyung dan Jungkookie belum juga pulang ke dormitoriy. Mereka pasti menghabiskan waktu bersama, mungkin untuk memikirkan kontrak atau juga masih berkaitan dengan masalah Jimin saat syuting di In the Soop. Jimin adalah pihak yang sangat rugi, Ia sudah kehilangan persahabatannya dengan Taehyung dan Jungkookie. Entah masih dapat diselamatkan atau tidak. Apalagi Taehyungie bilang bahwa mereka harus menjaga jarak, Ia belum menarik perkataanya hingga hari ini. Itulah yang membuat Jimin terus berpikir.
Kali ini Jimin duduk di tepi tempat tidur kamarnya. Ia memandang tempat biasa Taehyungie tidur di sebelahnya. Setelah apa yang telah terjadi di danau itu, Ia sudah memutuskan untuk meninggalkan Taehyungie dan perasaannya, tenggelam di dalam air itu.
Sesaat kemudian Jimin menoleh, Ia melihat layar ponselnya setelah satu pesan masuk diiringi getar lembut notifikasi. Bukan pesan berarti, hanya pesan dari kartu providernya.
Tapi Taehyungie begitu membekas untuk Jimin. Bahkan di belakang pesan itu, Ia masih memasang foto dirinya. Foto yang Ia ambil dari internet. Taehyungie pernah memberinya beberapa tatapan yang nampak tulus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat itu sangat indah. Memang Jimin tak bisa menyangkal, jika saja Ia bisa bersama Taehyungie, memiliki hatinya sepenuhnya. Pasti semuanya akan berakhir bahagia. Tapi lihat saja sekarang, kemana dan dengan siapa dia pergi? Sudah jelas bukan dengannya.
Jimin lalu menekan tombol ok, setelah memutuskan untuk menghapus walpapernya. Kini hanya ada layar default kosong dari ponselnya. Tak ada wajah dan tatapan itu lagi di ponsel Jimin. Ia menghela nafas, harus mulai membuka lembaran baru mulai sekarang.
"Aku sudah mengangkat barangmu ke kamarku" kata Suga tiba-tiba memecah lamunan Jimin.
"Ah" desahnya kecil, Ia lalu menoleh, "Kau sudah selesai?" tanya Jimin sayu
Suga tak menjawab. Ia berjalan mendekati Jimin, lalu berdiri di depannya, "Kau seharusnya tidak perlu sampai menukar kamar"
Jimin belum menjawab, Ia terdiam.
"Maksudku, aku yakin kau akan baik-baik saja" lanjut Suga lagi, "apa bahkan dia tahu kau menukar kamar?"
"Aku belum bilang"
Suga tak menjawab lagi, Ia hanya membiarkan Jimin menjalankan keputusannya.
"Mianhaeyo hyung" ucap Jimin, "aku sudah merepotkanmu, padahal kau tak suka berbagi kamar"
"Tidak" potong Suga. Ia tak melanjutkan kalimatnya.
Sementara Jimin mengakhiri tatapannya pada Suga yang masih berdiri di depannya. "Aku tak tahu lagi bagaimana cara untuk meminta maaf pada Taehyung dan Jungkookie. Jungkookie terutama. Terakhir kali aku bicara dengannya, itu tidak berakhir baik."
"Jimin-sshi, mereka akan baik-baik saja padamu, percayalah." ucap Suga tanpa ada jawaban dari Jimin, "Apa kau lapar? Ayo makan sesuatu"
"Ani hyung, berat badanku sudah naik, aku tak ingin terlihat gendut untuk acara minggu depan"