"Taetae" Jungkookie mendesah. Matanya berkaca-kaca memantulkan cahaya kuning lampu redup dari ruang tengah. Suasana mereka gelap karena semua lampu dimatikan, hanya ada suara penghangat ruangan dan kulkas dari dapur.
Taehyungie tak bicara sejak tadi, hanya bersandar di sofa, melihat dunia dari balik jendela transparannya yang indah. Dunia di depannya sangat sibuk walaupun matahari telah tenggelam. Bintang-bintang berkelip dalam gelapnya malam dan dari jendelanya, Ia bahkan bisa melihat bunga-bunga plum merah muda mekar di tepi sungai Han.
Tapi pemandangan itu seolah tak ada dalam tatapan matanya yang kosong. Ia hanya menggenggam segelas wine di tangannya, sesekali menyesapnya. Air matanyanya terus merangkak keluar, berusaha mendobrak pertahanannya.
"Jungkook-ah" gumam Taehyungie akhirnya, matanya berkedip lembut, Ia menoleh pada Jungkookie, "Sudah dua kali" lanjutnya
Jungkookie tak menjawab
"Aku sudah menyebabkan grup akan disband dua kali, apa aku masih layak?"
Jungkookie tak langsung menjawab, Ia menegak wine di tangannya juga, tak sanggup menjawab, "Taetae.."
"Kau tetaplah melanjutkannya, aku tak ingin menjadi beban pikiranmu karena kau memutuskan berhenti karena aku" lanjut Taehyungie, "aku serius, Jungkook-ah"
Jungkookie masih belum menjawab, hatinya gundah. Ia hampir tak bisa mengatakan apapun, namun, mungkin ini akan menjadi momen terakhir mereka sebagai rekan satu grup. "Akan terasa lebih baik jika kau tetap bersama kami, Taetae-ah" akhirnya kejujuran itu terucap dalam dari Jungkookie.
Taehyungie terdiam sejenak, Ia menghela nafas berat.
"Bukan berati aku tak bahagia jika kau mengambil keputusanmu sendiri, tapi..." kalimat Jungkookie terputus, "Pasti sangat menyenangkan bisa menghadapi dunia yang kejam ini tak hanya dengan member, namun denganmu juga"
Taehyungie masih mengatupkan bibirnya. Air matanya sudah penuh dan tenggorokannya terasa nyeri. Ia tak berniat menjawab Jungkookie saat ini. Hatinya sudah berubah sejak Namjoon hyung datang siang tadi. Ia mengerti Namjoon hyung sebenarnya juga terasa sangat berat menerima kenyataan bahwa grup harus disband. Namjoon hyung tak biasanya begitu jelas menampakkan suasana hatinya yang sedih. Namun, hari ini mungkin Ia tak dapat menahannya lagi, dan karena dia tahu waktu mereka tak banyak lagi, setidaknya Namjoonie ingin jujur juga pada Taehyungie sekali saja. Walaupun pada akhirnya Namjoon.. tak dapat berbuat apa-apa.
"Hm" Ditengah lamunan, Jungkookie menyodorkan amplop cokelat dengan benang merah dan biru. Itu adalah surat pemberian Suga hyung. Taehyungie tersadar, menatap surat itu sejenak, sebelum mengambil surat dengan benang berwarna biru. "Tidakkah kau ingin membaca surat dari Yoongi hyung juga?" tanya Jungkookie.
Air mata sudah tak terbendung lagi tanpa diiringi isakan lalu jatuh begitu saja ketika Taehyungie berkedip. Perlahan Ia membuka surat itu, melihat tulisan tangan Suga hyung yang ditulisnya sendiri di atas selembar kertas. Surat yang ditulis sendiri, menunjukkan ketulusan yang dalam. Suga tak biasanya begitu manis atau memperlakukan orang seperti ini, dia cenderung hanya bertindak tanpa mengatakan banyak kata. Namun, mungkin karena ini yang terakhir, Suga ingin memperlakukan Taehyungie dan Jungkookie dengan sedikit istimewa.
Taehyung-ah
Aku melihatmu menangis lebih sering dari yang kau kira. Mungkin kau pikir tak ada yang menyadari, tapi aku melihatnya. Beberapa tahun belakangan, kehidupan memang berlangsung kurang baik dan kau sudah mencari banyak alasan untuk tetap bertahan disini. Tapi semakin lama, semakin aku sadar bahwa kau lebih sering kehabisan alasan untuk terus melangkah. Aku mengerti kau lelah karena harus melakukan hal-hal yang kau tak ingin, saat kau diam dan selalu sendirian bahkan sampai mencampakkan Jungkookie. Itu hanyalah bentuk pertahanan dirimu untuk melindungi grup dan Jungkookie. Sampai kau kadang lupa dengan keadaan dirimu sendiri, seolah kau menelan kepahitan hanya untuk melihat semuanya baik-baik saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
My You
RomanceKeputusan apa yang akan diambil Taehyung dan Jungkookie setelah mengalami badai besar pada 2017-2018? Mengingat banyak hal telah menentang cinta mereka, Taehyung tak bisa membiarkan orang-orang membenci dirinya dan Jungkookie, maka berpisah adalah k...
