Christian Yu

292 24 5
                                    

Jungkookie dan Ian duduk berhadapan di meja makan private itu. Mereka makan malam disebuah restoran korea paling terkenal untuk kencan pasangan.

Ian tersenyum getir melihat situasinya saat ini. Ia memikirkan seorang pria berusia 30 an penuh tatto dan rambut gondorng membawa seorang laki-laki juga yang lebih muda 7 tahun darinya yang bahkan wajahnya lebih lucu dari remaja SMA.

Apalagi tempat reservasi makan malam mereka dihias dengan indah dengan aksen warna cokelat muda dan pastel beriringan dengan musik jazz yang mengalun indah. Itu sebabnya saat Ia mengungkit seseorang yang menolak kencan makan malam di restoran ini Jungkookie sangat marah, Jungkookie pasti sudah menyiapkan ini dan memesan reservasi dari jauh-jauh hari.

Bibirnya menganga memperhatikan keadaan sekitar. Ia tersenyum aneh pada Jungkookie hingga membuatnya berdegub, apa aku sekarang gay? pikirnya

Jika orang lain melihat dan mengenali keduanya, orang-orang itu pasti juga berpikir kalau dia dan Jungkookie kecil itu berkencan, gay. Ian menuang anggur dari botol wine di samping kirinya dan menegak anggur itu sambil mengambil nafas. Baiklah, ayo kita nikmati kencan romantis malam ini, lagipula apa buruknya berkencan dengan anak laki-laki yang polos dan lucu ini  Kata Ian bergumam dalam hati

Jungkookie membaca buku menu dan sedang memilih menu untuk dirinya, Ia bergumam, "Aku mau daging sapi" katanya, jari-jarinya menunjuk ke beberapa menu di buku itu, "aku mau ini, ini dan ini" kata Jungkookie

Ian hanya menatap anak itu tanpa menjawab

Wajah Jungkookie terangkat, "Hyung" panggilnya

Ian, "hm?"

Jungkookie memberikan buku menu itu, "kau mau pesan sesuatu?"

Ian menggeleng lalu menegak lagi anggur dari gelas tingginya, "sama kan saja, aku yakin kau memilih yang terbaik"

Jungkookie, "baiklah" katanya. Ia lalu memberikan buku tamu kepada waitress yang beridiri menunggu mereka di tepi pintu masuk, "itu saja" kata nya.

Waitress itu mengambil buku menu mereka dan menjawab, "baiklah, mohon tunggu sebentar

Kini dalam ruangan itu benar-benar hanya mereka bedua. Sekarang Jungkookie lah yang menatap Ian dengan tatapan sensual, seperti yang Ian lakukan di kafe Harley tadi.

Ian, "kenapa menatapku?" tanya Ian tak berekspresi

Jungkookie menggeleng, "semoga kau tidak merasa aneh" katanya

Ian terkekeh kecil, "Jika kau bilang akan pergi ke Mingles (restoran terkenal di Seoul untuk dinner date), aku akan memakai kemeja yang lebih seksi" kata Ian menggoda Jungkookie

Jungkookie hanya tertawa kecil, "kenapa?"

Ian, "itu akan lebih matches dengan dekorasi tempat ini" kata Ian

Jungkookie, "Hyung terlihat bagus dengan pakaian itu" katanya Jungkookie, 

Ian membuka kancingnya dan mengekspos dadanya untuk terlihat sedikit lebih seksi seperti yang diinginkannya, Ia tersenyum dan menegak wine merah itu sekali lagi, "bukankah terlihat lebih bagus?"

Ian membuka kancingnya dan mengekspos dadanya untuk terlihat sedikit lebih seksi seperti yang diinginkannya, Ia tersenyum dan menegak wine merah itu sekali lagi, "bukankah terlihat lebih bagus?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang