*Cerita ini hanya fiktif belaka
Taehyungie mendesah tipis sampai suaranya tak terdengar diujung telpon. Ia sedang bicara dengan Jin hyung sambil berdiri di tepi balkon. Sejenak Ia terdiam tak bersuara mendengarkan kalimat Jin hyung yang kini terbalut lembut.
"Kau tidak perlu mengkhawatirkan aku" ucap Jin hyung di seberang telpon
"Apa Jin hyung.." suara Taehyungie terputus ragu, "... sejujurnya masih ingin melanjutkan grup?"
Tak ada jawaban dari Seokjinnie. Ia terdiam sejenak. Bukan hanya Taehyungie yang berbulan-bulan belakangan merasa langitnya terus mendung, tapi Jin hyung juga. Ia sudah membuat keputusan untuk tak akan kembali ke dunia musik dan hiburan lagi jika mereka disband. Ia hanya akan meneruskan bisnis keluarganya, entah di Seoul atau Berlin. Seokjin menghela nafas kemudian, "Ya, sejujurnya begitu. Aku harap kita masih bisa berjuang bersama-sama dalam grup. Sejujurnya aku juga tak ingin berhenti begitu cepat, tapi aku tak ada alasan lain Taehyung-ah"
"Mian-" ucap Taehyungie terputus
"Tidak, kau tidak usah minta maaf" potong Seokjin disusun kekehan canggungnya, "aku bukannya tak punya pilihan. Perusahaan menawarkan beberapa kontrak ekslusif dan akan memberikanku seorang produser jika aku melanjutkannya sebagai solo. Juga Suga dan Namjoon, Hobi, Jimin.. mereka masih ada. Jadi ini bukan karena aku tak bisa melanjutkannya. Aku hanya.."
Taehyungie tak menjawab
"..."
"Jungkookie akan melanjutkan kontraknya juga" ucap Taehyungie lirih, "dia sudah setuju"
"Jungkookie?"
Taehyungie mengangguk, "hm"
"Dia berubah pikiran?"
Jungkookie tidak berubah pikiran begitu saja, hanya ketika Ia mendengarkan Taehyungie untuk memikirkan impiannya di masa depan dan kebaikan untuknya, Ia baru setuju dan akan menandatangani surat itu. "Ya" jawab Taehyungie pendek
"Ah baguslah, dia sangat berbakat. Sayang sekali jika harus berhenti"
"Seokjin hyung juga" Taehyungie menimpali, "Kau juga sangat berbakat, Hyung.. apa kau tak ingin tetap tinggal juga?"
Seokjin tediam, Ia tak menjawab.
"Walaupun member bilang aku bukan penyebab grup akan disband dan kau akan berhenti.. tetap saja kenyataanya seperti itu" ucap Taehyungie yang kini merasa bersalah
"Tidak menjadi penyanyi juga tidak akan mati, Taehyung-ah. Kau punya hak untuk membuat pilihanmu. Aku juga punya.. walaupun pilihan-pilihan selalu dipengaruhi beberapa hal"
"Seokjin hyung jangan menghiburku lagi" kekehnya, "aku hari ini menelpon Hyung untuk bertanya tentang itu"
"..." Seokjin juga tertawa tipis
"..."
"Taehyung-ah.." panggil Seokjin lagi, "penandatanganan kontrak itu tanggal dua puluh lima, aku akan memutuskan sehari lebih lambat" ucapnya
"Kenapa?"
Jawaban dari pertanyaan Taehyungie ini hanya akan terdengar sangat naif untuk dikatakan oleh member paling tua di grup. Seokjinnie hanya ingin memastikan sekali lagi bahwa grup benar-benar disband. Tapi Ia tak akan mengatakannya secara langsung, "Aku ada urusan hari itu" ucapnya bohong.
"Hm, baiklah Seokjin hyung"
"Ah.. kau kembalilah cepat"
"Nee hyung" jawabnya.
Telpon berhenti disana. Seokjin menutupnya tepat setelah Ia mengucapkan kata terakhir. Dari caranya berbicara pada Taehyungie hari ini. Tentu saja Ia sedih. Tapi hal ini juga membuat Taehyungie lebih sedih lagi. Ini semua memang benar salahnya, hanya Ia tak mau mengakui atau member yang terlalu mentoleransinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My You
RomanceKeputusan apa yang akan diambil Taehyung dan Jungkookie setelah mengalami badai besar pada 2017-2018? Mengingat banyak hal telah menentang cinta mereka, Taehyung tak bisa membiarkan orang-orang membenci dirinya dan Jungkookie, maka berpisah adalah k...
