Keputusan apa yang akan diambil Taehyung dan Jungkookie setelah mengalami badai besar pada 2017-2018? Mengingat banyak hal telah menentang cinta mereka, Taehyung tak bisa membiarkan orang-orang membenci dirinya dan Jungkookie, maka berpisah adalah k...
Hari libur masih berlanjut, Suga masih mendatangi studionya tidak peduli hari apapun, Ia menyukai musik dan akan membuatnya sesukanya.
Suga mengerjakan project musik yang diminta Jimin kemarin. Ia menambahkan modifikasi dan tambahan instrumen disana sini membuat lagu Jimin semakin indah, tidak tahu bagaimana lirik di musik ini akan diisi, Jimin masih mengurusnya di studio Namjoonie.
Kembali Suga menegak whiskey dari botolnya tanpa mengubah pandangannya dari komputer. Tangan kirinya sibuk dengan tombol-tombol di keyboard.
Baru saja Ia hendak memutar lagi musik Jimin, pintu studionya berbunyi, seseorang masuk ke dalam studionya seperti biasa.
"Suga hyung"
Mendengar orang itu memanggilnya, Suga membeku, tangannya dingin dan agak kaku. Perasaan seperti ini selalu muncul saat Jimin mendekat padanya.
Suga tidak menjawab
Jimin, "Suga hyung, aku sudah memperbaiki liriknya, apa kau mau melihatnya?"
Suga menoleh perlahan tanpa melihat wajah Jimin, Ia menyambar kertas-kertas itu dan membacanya
Jimin mendengus, "Hyung.. kenapa kau menyambarnya, kau bisa mengambilnya baik-baik"
Suga tak bereaksi dan tak menjawab apapun, "mn" gumamnya
Jimin lalu duduk di sebelah Suga hyungnya sambil membaca lirik bersama. Suaranya bersenandung merdu mengikuti tiap kalimat di kertas itu. Sementara Suga yang duduk disamping Jimin hanya berusaha mengatur nafas dengan tenang. Tak sadar matanya memandang wajah Jimin di sebelahnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jimin bersenandung , "She's saying Baby, saenggakaji ma There's not a bad thing here tonight Baby, tteonado joa Isseo jwo oneulkkajiman Watch me go Nal jeoksyeo bamsaedorok (Away) Achimdo Chwihaeseo oji anke"
Suga tak memberikan tanggapan apapun, hingga membuat Jimin menunggu.
Jimin menoleh memastikan reaksi Suga setelah menengar sepenggal lirik dari lagu baru yang digarapnya, "Hyung bagaimana menurutmu?"
Suga berkedip menyadari dirinya terbius wajah Jimin yang manis dan polos, Ia gugup, dahinya berkerut, "Oh.. itu.."
Jimin, "Hyung... ada apa denganmu? Kau sama sekali tidak mendengarkanku" protesnya, "Eh? kenapa kau terus menatapku?" lanjut Jimin dengan nada melunak
Suga semakin gugup dan mengakhiri pandangannya, Ia mengangguk, "Ya, masuklah ke ruang rekaman" kata Suga segera bangkit dari sofa itu dan duduk di kursi kerjanya bersikap acuh pada Jimin
Jimin menyernyit, wajahnya masam, Ia bergumam dalam hati 'orang itu benar-benar sangat aneh, naksir kata Taehyung? naksir apanya? tatapannya bahkan sangat menyebalkan, seolah aku adalah anjing pengganggu di studionya'
Jimin menjawab, "Yeee PD-nim"
Jimin beranjak dari sofanya dan berjalan masuk ke ruang rekaman, Ia berdiri meletakkan kertas berisi lagu dan lirik di atas standbook partitur lalu memasanng headphone di telinganya