Luka-luka Jimin : 2

151 14 3
                                    

WARNING!!!!
Bab ini mungkin akan menjadi bab paling buruk sepanjang kisah Jimin

Nicole terlihat lusuh, wajahnya panik dengan dahi berkerut karena khawatir, nafasnya tersenggal-senggal dan langsung mencengkram tangan Yoongi yang datang setelah menjebol pintu dinding geser dengan kedua tangannya

"Yoongi-sshi" katanya terengah-engah

Yoongi juga ikut panik, "Nunna.. apa yang?"

Nicole tak sempat mengatakan banyak hal setelah Suga berhasil menemukannya, kepalanya pusing karena Ia baru saja sadar dari pingsannya, sepertinya pegawai yang bernama Kathy itu menambahkan sesuatu di air mineral yang diminumnya, membuatnya lengah dan kehilangan Jimin.

"Mereka membawa Jimin pergi, mereka bilang ingin membawa Jimin melakukan tour rumah produksi di lantai atas, tapi aku tidak tahu di lantai berapa mereka membawa Jimin" kata Nicole lirih sambil memegang dan memijit-mijit kepalanya.

Suga tak menjawab, Ia  melihat di sekeliling dan menemukan lift di tepi ruangan, "mereka membawa Jimin menggunakan lift itu?" tanyanya

Nicole mengangguk pasti, "ya"

Suga lalu bergegas akan pergi ke lift itu untuk mencari Jimin

Nicole, "aku sudah mencobanya, Yoongi-sshi, lift itu tidak berfungsi" katanya. Keterangan dari Nicole hampir membuat Suga putus asa, seolah pemilik tempat ini memang merancang bangunannya bukan sebagai toko pakaian, tapi tempat penyekapan yang sempurna.

Suga, "Mereka pasti membawa Jimin ke atas" katanya

Nicole tak menjawab

Suga, "Apa gedung ini berlantai 5?"

Nicole mengangguk, "tepat"

Suga, "Nuna, kita harus menemukan tangga darurat dan memeriksa tiap lantai" katanya

Nicole mengangguk dengan kepala masih terasa berat, "ya, baiklah"

Suga, "Aku akan mencari tangga darurat itu lalu kita berpencar, genap untukmu dan ganjil untukku" jawabnya cepat

Nicole mengangguk setuju

--

Brakk!!
Suara pintu di dobrak kencang hingga terbuka paksa karena patah. 

Di balik pintu yang terdobrak itu adalah Suga dengan membawa besi rak pakaian yang masih dipegang erat di tangan kanannya, bahu kirinya masih amat sakit, tapi coba ditahannya, tak ada yang bisa menghalanginya dalam upaya menyelamatkan Jimin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di balik pintu yang terdobrak itu adalah Suga dengan membawa besi rak pakaian yang masih dipegang erat di tangan kanannya, bahu kirinya masih amat sakit, tapi coba ditahannya, tak ada yang bisa menghalanginya dalam upaya menyelamatkan Jimin. Dengan marah dan nafas tersenggal, Ia membanting sisa pintu yang jatuh dan patah itu sembarangan. Sementara itu tatapannya amat marah dan menyeramkan siap menebas siapapun yang mungkin akan menyakiti Jimin.

"Fuck, baby you're so sexy!" pekik seseorang dari dalam ruangan dengan keras, Ia berbalik menoleh pada asal suara pintu yang di dobrak Suga dari luar.

"Yoongi hyung!" suara susulan memekik setelah suara orang asing yang berteriak pada Yoongi, suara melengking dan lirih itu tidak lain adalah suara Jimin, Jimin menangis dalam panggilan lirihnya itu

My YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang