Yoongi dan Pentas Putih Salju

435 19 0
                                        

***

"Yoon, kenapa ? Tidak bagus ya kostum yang mami buat ?"ujar sang mami pada anak sulungnya yang kini menekuk wajahnya dalam, bocah berkulit putih pucat itu mencebik kesal.

"Tidak, kostumnya bagus tapi lebih bagus lagi jika dipakainya oleh bocah perempuan bukan aku yang menjunjung tinggi nilai ke-swag-an."ujarnya kesal, sang mami tertawa. Putranya manis kok dengan kostum putih salju dengan rambut palsu pendek dan pita merah, persis sekali membuatnya gemas mencubiti pipu putih kemerahan nan gembil yang mengingatkannya pada buah apel kesukaan putranya itu.

"Anak mami manis kok."

"Ish."

"Chimy pulang! Ah, kak Yoon imut cekali pakai kostum putih calju. Mami Chimy mau jadi kulcacinya!"seru si bungsu yang baru sampai rumah dari pet shop untuk memeriksa anak anjing kesayangannya Dolly---yang diberi nama oleh Yoongi setahun lalu karena sedang terserang flu (?) Melepas genggaman sang papi yang hanya menggelengkan kepalanya lalu memeluk kaki sang mami minta perhatian lebih. Wanita bertubuh aduhay itu menahan pekikannya lalu menggendong tubuh gembal sibungsu lalu menghujani pipi bak mochi itu gemas membuat si bocah gembul itu tertawa geli.

"Mami!"okay, si gembul mulai kesal. Si mami hanya senyum cantik.

"Iya, nanti mami buatkan."

"Yeay! Buat tiga ya mami, untuk Tata sama Kookie."ujarnya girang, si mami mengangguk mantap membuat tubuh gembalnya berlonjak senang.

"Mami tulun! Chimy mau kabali Tata cama Kookie."Jimin turun dari gendongan sang mami, berlari kecil kearah telfon rumahnya untuk mengabari kedua sahabatnya. Si mami melirik si sulung yang semakin bad mood, bergegas menuju kamarnya dan membanting pintu membuat kedua pasangan muda mantan leader idol grup terkenal itu saling berpandangan lalu meringis serempak.

"Sugar tak suka jadi androgini, sayangku."

"Sepertinya begitu."Min Chaelin-sang owner ternama nan tersohor itu merasa tak enak pada sang putra, salahkan saja dirinya yang suka lupa akan fakta kalau si sulung itu laki-laki bukan perempuan. Abis manisnya engga ketulungan sih!

"Sepertinya kita harus menambah anggota keluarga secepatnya, perempuan agar Yoongi tak harus menahan malu karena didandani olehmu."sudut bibir si mami berkedut lalu menabok manja pipi si papi yang mulai dalam mode mesum membuat pipi putih pria kesayangannya itu memerah terkena cap tangannya, si papi tertawa nista. Membopong istrinya kekamar dan---jangan memaksaku untuk menjelaskannya.


**

"Whuua cantik sekali yang jadi putih saljunya, putraku beruntung sekali terpilih sebagai pangerannya."

"Ibu, pemeran putih saljunya laki-laki. Ketua kelasku yang membuat kepalaku bocor sebulan lalu."bisik si putra yang membuat si ibu meringis, tersenyum kaku kearah bocah can---tampan berbalut kostum putih salju yang membuatnya kegerahan.

"Maaf ya, sayang. Bibi tidak tahu."ringisnya yang dibalas deheman lalu berlalu menuju sang mami yang sibuk berbincang dengan wali kelasnya.

"Kenapa anak mami yang manis ?"tanya si mami karena dress selututnya ditarik pelan oleh si sulung yang nampak tak senang hati, auranya kelam sekali. Bertolak belakang dengan kostumnya yang cantik penuh keanggunan.

"Aku tak mau ikut pentas, tak mau jadi putih salju!"

"Lho, kok begitu ? Sia-sia dong usahamu selama ini. Jangan begitu anak mami yang manis, itu tidak baik."ujar si mami menbujuk putranya yang mulai mencebik sedih, Yoongi menggeleng keras, tangan mungilnya melepas rambut palsunya lalu melemparnya asal bersamaan dengan bulir kristal bening yang mengalir dipipi putih pucatnya membuat sang mami panik. Tersenyum kikuk kearah guru sang putra yang tersenyum maklum, ikut menenangkan muridnya yang ngambek.

BANGTAN COOKIESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang