Part 165

883 48 8
                                        

Holla guys!!
Berhubung hari ini tanggal 15 Juni author birthday, jadi author up beberapa part buat kalian!!

Eh eh btw sabi kali ya ucapin birthday buat author di ig wkwkw (ngarep)👉🏻👈🏻

Kapan lagi pan kalian tau muka asli author yang tak seberapa ini😭

(@tsapoland) kalau ada yang berbaik hati ngucapin di ig hehe😁

Babay!! Selamat membaca kisah Almeera dan Alfandy!!
______________________________________

Almeera Pov

Tepat sehari sebelum bagi raport aku diskusi dengan Mas Alfandy untuk minta dia cuti ke satuan. Aku sangat ingin pulang ke kampung ibunya Ria, aku sudah sangat merindukan mereka.

"Jadi gimana mas?" Tanyaku setelah kami diskusi.

"Kamu sama anak-anak aja ya ma, papa gak bisa cuti soalnya kalau cuti sekarang ini ntar lebaran papa gak dapet cuti" Jawabnya.

Mengingat memang sebulan lagi menyambut bulan suci ramadhan dan bulan berikutnya idul fitri.

"Hm ya udah deh, berarti aku minta tolong Anggun aja kali ya ikut. Dia juga kan katanya gak liburan kemana-mana" Ucapku.

Seperti yang kalian ketahui kalau Anggun nasibnya sepertiku dulu. Dibuang keluarga setelah orang tua tiada. Sebelumnya Anggun izin mau di rumahku saja selama liburan tapi berhubung kalau gini ya aku ajak aja dia.

"Iya boleh kamu ajak aja, kan gak mungkin akunya di rumah ada dia juga" Jawabnya.

Aku nyengir karena baru sadar betul juga yang dia katakan. Kalau misal aku pergi dan dia tinggal otomatis bersama Anggun di rumah.

"Eh tapi kamu gak ada perasaan apapun ke Anggun kan mas? Awas aja kamu ya! Anggun tuh udah aku anggap adik aku sendiri" Tegasku.

"Astaghfirullah! Masa aku mau sama Anggun sih yang, kira-kira lah. Dia tuh aku udah anggap adik juga sama kayak Anisa. Kalau aku nih ya ada niat nyeleweng, pasti udah dari Nayla Naysa ku pacari tu si Anggun" Ucapnya panjang lebar.

"Alhamdulillah kalau suamiku ini masih setia dengan istrinya ini" Aku berpura-pura mengelus dada.

"Gak usah lebay deh yang, aku mah erornya dulu doang karena kan kamu tau sebelumnya kita sama-sama gak ada rasa suka apalagi cinta. Erin juga kan dulu cinta pertama aku makanya tergoda, hehe" Dia tertawa kecil.

"Orang udah meninggal masih aja dibahas terus!" Ketusku.

Aku berjalan meninggalkannya dan menuju ke kamar anak-anak. Jam segini biasanya mereka akan bermain PS atau tidak tidur siang.

Tapi aku harus pastikan mereka sholat dan makan siang dulu. Anak-anak sekarang jadi malas makan, kadang aku udah jadi reog baru bergerak makan.

"Assalamualaikum" Ku buka pintu kamar Arfan dan Arhan.

Tak ada sahutan dan aku melangkah masuk. Sekeliling kamar aku cari juga tidak ada, di dalam kamar mandi pun juga kosong.

"Bi arfan Arhan ke mana?" Tanyaku ke bibi yang kebetulan bertemu di depan kamar.

"Di bawah nak lagi main sama adik-adiknya" Jawab bibi.

Aku langsung ke lantai bawah karena memang wilayah main atau tempat main mereka di lantai bawah.

Aku langsung ke lantai bawah karena memang wilayah main atau tempat main mereka di lantai bawah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Anakku Bukan AnakmuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang