Part 95

2.3K 114 2
                                        

Author Pov

Almeera kembali drop dan rencana awalnya sore ini dia pulang jadi batal. Dokter menyarankan Almeera untuk dirawat 1 sampai 2 hari lagi di rumah sakit sampai kondisinya benar-benar pulih.

Begitu juga Hana, kondisi Hana sangat mengkhawatirkan dan dia baru saja drop. Dokter juga sudah memvonis dia tidak akan bertahan lebih lama. Hanya Almeera yang baru mengetahui hal tersebut.

"Mama sama Hana masih lama ya tante pulangnya?" Tanya Arhan ke Arumi.

"Mama gak jadi pulang sore ini karena mama masih jagain Hana. Kalian di sini aja dulu sama tante ya" Pujuk Arumi.

"Iya di sini aja dulu kan kita bisa tidur bareng, belajar bareng, ngaji bareng sama main bareng" Sahut Lea.

"Iya nanti kalau gak ngerti kan bisa tanya kakak" Rahma juga membantu membujuk Arhan agar tidak sedih lagi.

Arhan langsung turun dari tempat tidur menghampiri Arfan.

"Rindu mama" Dia mengadu ke abangnya.

"Iya abang juga rindu mama, besok kita minta anter ke rumah sakit ya" Arfan sebagai abang beda 5 menit memang memerankan karakternya sebagai abang.

Dia tidak ikut merengek menangis bahkan dia membantu menenangkan adik beda 5 menit ini.

"Janji ya bang" Dia menaikkan jari kelingkingnya.

"Besok om anter ke tempat mama" Bagas baru saja pulang.

Lea berlari menghampiri papanya dan memeluk papanya.

"Papa bauk mau mandi dulu" Tolak Bagas pelan ke Lea.

Lea nyengir dan lari lagi ke tempat mainnya tadi. Usianya padahal sudah 8 tahun dan sudah punya adik. Seharusnya dia bisa sedikit mengurangi sifat manja. Tapi balik lagi harus selalu dilatih karena dia menjadi bungsu lumayan lama sekitar 7 tahunan lebih.

"Ajak adeknya tidur kak" Suruh Arumi ke Rahma.

"Ira tidur sini juga ya tante" Pinta Ira ke Arumi.

"Udah izin mama papa?" Tanya Arumi.

"Biar aja tidur sini ma, tadi Nisa sama Nanda juga lagi nyari apa tadi lupa. Aku udah bilang kalau pulang kemalaman Ira nginap aja" Sahur Bagas yang baru mau keluar menuju kamarnya untuk ganti baju.

"Oh gitu, ya udah Ira ikut Kak Rahma sama Kak Lea ya. Arfan sama Arhan tidur di kamar sama Om Bagas ya" Suruh Arumi.

Mereka menurut dan semua pergi ke tempat yang Arumi suruh. Sedangkan Arumi tidur berdua saja dengan Farish di kamarnya.

Sedangkan di rumah sakit tinggal Alfandy, Sisi, Bu Rahimah dan Pak Hartowi. Alfandy sudah berkali-kali menyuruh orang tuanya dan Sisi untuk pulang tapi mereka tidak mau.

"Mama sama Sisi jagain Almeera, kamu sama papa jagain Hana. Kan di sana gak ada tempat tidur kasian Sisi kalau dia yang jaga Hana di sana" Saran Bu Rahimah.

Karena Hana dirawat di ruang ICU jadi tidak ada yang bisa masuk untuk jaga. Tapi pihak rumah sakit menyediakan ruangan samping yang terhubung ke ICU untuk keluarga pasien yang menunggu.

"Kita udah sewa kamar sampingnya ma, Al titip Almeera ya" Pamit Alfandy.

Dia dan Pak Hartowi berjalan bersama menuju ruangan Hana. Betapa terkejutnya mereka ketika berada di dekat ruangan ternyata dokter dan perawat sedang bergantian masuk ruang Hana.

Alfandy dan Pak Hartowi mempercepat langkahnya menuju ruangan. Dia bingung ingin bertanya kepada siapa karena semua tampak sibuk dengan pekerjaan mereka.

Anakku Bukan AnakmuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang