104

77 12 0
                                        

Seminggu berlalu sejak Vanessa berhasil mengontrak [Nogo Siluman] menjadi artifak miliknya. Selama seminggu ini Vanessa terus melatih dirinya untuk mengahadapi ujian masuk guild yang akan dilakukan siang nanti. Dia setidaknya tidak ingin sekadar masuk, tapi juga ingin bisa mendapatkan pangkat atau kelas setinggi yang ia bisa.    

Selama seminggu ini pula, seperti biasa—Mata Libra tetap sepi pengunjung. Namun tidak berarti tidak ada aktivitas, karena secara tidak disangka, Anggi mengambil dua misi perburuan buronan yang telah ada di kolom misi aplikasi Mata Libra. Ia mengambil satu misi D dan satu misi A.    

Sekadar informasi, tingkat kesulitan misi dalam sistem guild dibagi menjadi enam tingkatan yaitu dari A hingga F. Bagi avonturir kelas perunggu, mereka hanya bisa mengambil misi dengan tingkat E dan F saja. Untuk kelas perak, mereka bisa mengambil dari C hingga F, dan kelas emas bisa mengambil dari A hingga F. Bagaimana dengan platinum? Mereka bisa mengambil semua misi sekaligus misi tingkatan spesial atau misi S.    

Misi S biasanya tidak di posting dalam kolom misi pada aplikasi guild. Umumnya, jika menerima misi dengan tingkatan spesial seperti ini, Guildmaster akan langsung memberitahukannya ke avonturir platinum. Kalau avonturir tersebut tidak menerima, maka misi akan dioper ke guild lain yang mempunyai avonturir platinum.    

Selama ini misi S selalu diajukan kepada guild Ishvara, mau itu dari klien atau pun dari Federasi. Namun sekarang, dengan adanya Mata Libra, guild Ishvara tidak lagi menjadi satu-satunya guild yang bisa melakukan misi ini. Walau Mata Libra masih berupa guild perunggu, ini tidak membuat mereka tidak bisa mengambil misi tingkat S di Nusa.    

Pangkat setiap guild berfungsi untuk menandakan cakupan misi yang bisa diambil. Guild perunggu seperti Mata Libra, hanya bisa mengambil dan menerima misi dari negara Nusa saja. Guild perak bisa melakukan misi yang mencapai wilayah negara tetanggganya, sedangkan guild emas seperti Ishvara, cakupan wilayah pengambilan misinya adalah satu benua di mana negaranya bertempat.    

Anggi setelah mengambil dua misi perburuan buronan, ia menyelesaikan perburuannya dalam waktu enam hari. Dua buronan yang masing-masing berkekuatan sekelas perunggu dan emas, yang bersembunyi di Sentral, berhasil diringkuknya dengan mudah. Dan barulah kemarin Anggi pulang, ia pulang dikarenakan harus menghadiri ujian Vanessa, di mana Anggi sudah diproyeksikan oleh Bayu sebagai penguji.    

Selain Vanessa, tentu Margareth juga mengikuti ujian avonturir juga. Sehari setelah Vanessa mendapatkan artifaknya, Bayu juga memberikan sebuah artifak kepada Margareth. Karena aura dan kekuatan wanita paruh baya itu yang termasuk lemah, Bayu hanya bisa memberikan keris [Tayuhan] padanya. Margareth membutuhkan waktu dua hari sebelum akhirnya berhasil mengontrak keris itu, hal ini disebabkan karena tingkat pengendalian auranya masih terbilang sangat amatir, sehingga sesi pengontrakan selalu terputus di tengah jalan.    

Setelah itu Margareth dan Vanessa selalu berlatih bersama mengendalikan artifak barunya. Sesekali, Aarifa datang dan memberikan nasihat dan instruksi kepada ke dua orang tersebut. Belum lagi, Anggi juga menunjukan beberapa teknik beladiri yang harus mereka kuasai, sebelum ia pergi menjalankan misi ke Sentral.    

***    

Kini mentari telah berada di pucuknya, menyinari terang ke lapang latihan di belakang markas.    

Pada lapangan sudah berdiri Vanessa dan Margareth, yang tentu didampingi oleh Anggi sebagai penguji. Di samping lapangan, Bayu melihat ujian bersama dengan seorang lelaki yang dikirim oleh Federasi sebagai pengawas ujian ini, lelaki ini bernama Geri Mills.    

Jaka yang menerima kabar dari Bayu kalau Vanessa akan bergabung ke dalam guild Mata Libra tentu terkejut mendengarnya, dan yang lebih mengagetkannya, Bayu berkata kalau Vanessa akan menjadi avonturir. Permasalahannya, menurut Bayu, aura dan pondasi tubuh Vanessa sudah mencapai tingkatan kelas emas, hanya saja perempuan ini masih sangat pemula dan belum memiliki teknik bertarung yang memadai.    

master buku mengantukTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang