Markas Mata Libra, Kota Kembang.
Video pernyataan putusan Presiden menyebar luas di Nusa bahkan sudah mulai mengimbangi video pernyataan Mata Libra yang baru saja kemarin diunggah. Para warga mulai ketakutan dengan adanya putusan presiden yang siap berperang. Mereka membayangkan kalau negaranya akan berperang besar.
Para warga Sentral yang disuruh untuk evakuasi ke luar Sentral pun langsung segera menyiapkan diri. Termasuk Olivia dan Maya Rivertale. Ke dua ibu dan anak ini langsung menghubungi Bayu untuk mencarikan rumah sewa bagi ke duanya.
Tentu saja Bayu tidak akan mencarinya. Ia berkata kepada ibu dan kakaknya kalau mereka bisa tinggal di markasnya. Di lantai tiga, di kamarnya yang sebenarnya cukup besar kalau dipakai sendiri. Olivia menyetujui saja, ia berkata akan sampai di Kembang sekitar sore atau malam hari nanti.
Bayu tidak menyangka kalau Presiden Jihan akan melakukan langkah drastis seperti ini, hanya untuk mengantisipasi serangan kudeta Endra. Namun, Bayu tidak menyangkal kalau rencana Jihan ini sungguh membuatnya takjub.
...
.
Saat ini di depan Bayu, duduk di sebrang mejanya terdapat seorang lelaki berpakaian rapi dengan kemeja batik dan celana bahan hitam. Dari baju dan tiga garis di lengan kemejanya, sudah dapat diketahui kalau lelaki tersebut adalah seorang sejarawan mitos.
"Senang bisa bertemu dengan anda, Guildmaster Bayu dari Mata Libra, sudah sejak lama saya ingin bertemu sapa dengan anda."
Ucap lelaki itu dengan senyum ramah telukis di wajahnya. Bayu masih dengan wajah dingin tanpa ekpresinya membalas sapaan sang tamu.
"Selamat datang di Mata Libra. Tidak kukira kalau sejarawan mitos seperti anda mau datang ke guild kecil ini."
Lelaki itu, Gunawan Levontie, walau memberikan senyum ramah, dalam hatinya ia tertawa kaku setelah mendengar ucapan Bayu, yang menganggap Mata Libra sebagai guild kecil.
'Walau secara ukuran memang kecil, tapi secara kekuatan, guild ini sudah bisa mengancam sebuah negara.'
Pikir Gunawan, yang terus menilik Guildmaster Mata Libra di depannya. Gunawan hanya pernah bertemu Bayu sekali, itupun dari jauh pada acara pelelangan di markas Federasi Nusa. Jadi, Gunawan tidak tahu banyak tentang Bayu secara pribadi.
Selama ini Gunawan hanya tahu segala hal tentang Bayu dari rumor yang beredar. Bayu adalah adik dari Maya Rivertale. Bayu adalah seorang sejarawan mitos yang juga mempunyai kekuatan kelas platinum. Sampai saat ini kekuatan milik Bayu yang diketahui adalah kemampuan mencari informasi dari seorang individu dan membuat tidur musuhnya secara instan.
Terakhir, Guildmaster Bayu tampaknya mengidap penyakit yang membuatnya lumpuh. hal ini bersinggungan dengan rumor kalau Dokter Maya beraspirasi menjadi seorang dokter karena ingin menyembuhkan adiknya.
Selain semua hal itu, tidak ada hal lain yang diketahui tentang Bayu Rivertale. Pemuda di depan Gunawan itu, hingga saat ini masih sama misteriusnya dengan guild yang dibangunnya.
"Anda terlalu merendahkan diri, Guildmaster Bayu. Berkata kalau Mata Libra kecil... hahaha, sekarang orang-orang pasti akan menggangap anda sedang bercanda."
Gunawan membalas sembari tertawa kecil.
Bayu kurang suka berbasa-basi, jadi ia langsung saja menanyakan maksud kedatangan Gunawan kemari.
Gunawan punya dua hal yang ingin ia sampaikan ke Bayu. Pertama, ia ingin Bayu Rivertale untuk datang ke Asosiasi Sejarawan Mitos Nusa untuk memperbarui status dan sertifikatnya sebagai sejarawan mitos. Sertifikat yang dimiliki Bayu saat ini masih berupa sertifikat lama dari Universitas Sunda, yang hanya memberitahukan kalau Bayu telah menyelesaikan studinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
master buku mengantuk
AçãoKetika umurnya beranjak sepuluh tahun, Bayu tiba-tiba mendapati dirinya mengidap narkolepsi. Hidupnya yang dipenuhi tawa pun berubah menjadi kelam. Rasa kantuk selalu manghantui dirinya, membuat masa kecilnya lebih sering ia habiskan di kamar untuk...
