Sehari telah berlalu sejak pertarungan di Samudra Pasifik. Bayu seperti yang sudah seharusnya telah tertidur akibat efek samping pemakaian [Sloth Pages]. Apalagi untuk kali ini, Bayu bisa dibilang memakainya cukup banyak. Akumulasi waktu yang didapatkan Bayu adalah dua bulan lebih sembilan hari.
Bayu hanya bisa pasrah, ia memberitahu tentang kondisinya ke Lamria. Wanita paruh baya itu sontak terkejut mendengar kalau kekuatan Bayu mempunyai efek samping yang cukup merepotkan seperti itu.
Urusan guild selama Bayu tertidur akan diserahkan kepada Lamria selaku Manager guild dan Anggi yang telah diputuskan akan menjabat sebagai Wakil Guildmaster.
Sebelum Bayu tertidur, setelah ia pulang dari pertarungannya dengan Hakam. Bayu yang merasa tidak mengantuk harus segera mengurusi urusan yang ia tunda, karena tengah malamnya ia akan mulai tertidur lama.
Hal pertama yang Bayu lakukan adalah mencabut artifak yang ada pada diri Jasper. Dari dalam alam bawah sadar Jasper, Bayu mendapatkan artifak legendaris buku [Rauðskinna]. Buku yang dapat membuat pemakainya menggunakan ratusan mantra yang ada di dalamnya. Buku inilah yang membuat Jasper menjadi penyihir terkuat di bumi saat ini.
Tapi untuk Bayu bahkan Mary, kekuatan asli dari [Rauðskinna] bukanlah kumpulan mantra yang ada di dalamnya. Melainkan hal lain yang sangat mengerikan. Mary sendiri sewaktu melawan Jasper, kalau lelaki itu mampu menggunakan kekuatan asli dari [Rauðskinna], ada kemungkinan Mary akan kalah. Dan Bayu tahu akan kekuatan itu, walau tanpa harus membaca ingatan Mary di buku.
Mendapatkan artifak legendaris baru, Bayu tidak segan untuk langsung memasukkannya ke kolom trade. Berharap ada avonturir dari guildnya yang mau berjuang mendapatkannya.
Tentu bukan saja [Rauðskinna] yang dimiliki oleh Jasper. Penyihir terkuat itu juga mempunyai dua artifak langka, yakni jubah [Flying Mantle], dan [Ring of Mana]. Kemampuan [Ring of Mana] adalah mempercepat pemulihan aura pemiliknya ketika ia sedang bermeditasi. Setidaknya kecepatan pemulihannya akan meningkat sebanyak tiga kali lipat.
Mendapatkan tiga artifak dari Jasper cukup membuat Bayu senang. Sayang sekali, Bayu dan kawan-kawan tidak bisa mengambil artifak dari Hakam dan satu Kapten Union lain yang dibunuh Anggi. Tapi, kalau kemarin Bayu berniat mengambil ke dua mayat, maka ia harus berurusan dengan Krata. Dan itu sangat merepotkan, karena Ketua Union itu memang sangat kuat. Bayu tidak mau melawan lelaki berparas cantik itu lagi.
Selain artifak dari Jasper. Mata Libra juga mendapatkan artifak lain dari empat Nightwalkers yang mati di pelelangan. Bayu sewaktu masih berada di Sentral, selagi menunggui perkelahian antara Mary dan Jasper, ia sudah lebih dulu mencabut artifak dari Ketua Nightwalkers. Sesuai yang telah Bayu perkirakan setelah melihatnya di pelelangan, artifak pria itu adalah artifak pusaka [Gáe Bulg].
[Gáe Bulg], senjata tombak yang dipakai oleh Cúchulainn yang terbuat dari tulang monster laut. Senjata yang sangat ditakuti pada masanya karena sangat mematikan dan membuat para korbannya terkoyak.
Sesuai perjanjian Bayu menyuruh Irina untuk memberikan tombak tulang itu kepada Arvi, sebelum akhirnya ia pergi duluan ke Kembang. Untuk empat artifak lain, jujur Bayu lupa pada waktu itu. Namun, karena bukan berupa artifak pusaka. Irina dapat membawa kembali artifak itu sewaktu ia pulang ke Kembang.
Terdapat tujuh artifak yang didapatkan dari ke empat Nightwalkers. Semuanya berupa empat artifak langka dan tiga artifak normal. Semua artifak tidak terlalu menarik perhatian Bayu, kecuali satu, [Smoke Stone]. Itu merupakan pertama kalinya Bayu melihat dan mendengar artifak itu. Dimasukkan ke dalam kategori langka karena tidak memiliki nilai sejarah dan kekuatan yang kuat. Tapi, bagi Bayu kalau dipakai oleh orang yang tepat, artifak batu itu bisa menjadi senjata yang cukup mematikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
master buku mengantuk
ActionKetika umurnya beranjak sepuluh tahun, Bayu tiba-tiba mendapati dirinya mengidap narkolepsi. Hidupnya yang dipenuhi tawa pun berubah menjadi kelam. Rasa kantuk selalu manghantui dirinya, membuat masa kecilnya lebih sering ia habiskan di kamar untuk...
