Ignited Touch 1

670 88 14
                                        

Langit Seoul malam itu adalah permadani hitam yang dihiasi berlian, gemerlap bintang dan gedung pencakar langit saling bersahutan, menciptakan panorama kemewahan yang tak terbatas. Namun, bagi Kim Soohyun, pemandangan itu terasa hambar, kosong, seperti cangkang tanpa isi. Duduk di balkon penthouse-nya yang menjulang tinggi, ia menyesap single malt whiskey mahal, pahitnya cairan itu seolah mencerminkan kepahitan hidupnya sendiri. Pandangannya kosong, menatap ke arah kantor pusat Kim Pharmaceutical yang megah, menara kaca dan baja yang ia warisi, namun terasa seperti beban tak berujung.

Disfungsi ereksi. Dua kata itu, seperti kutukan, telah menghantuinya selama tiga tahun terakhir. Momok yang menggerogoti harga dirinya, merenggut kejantanannya, dan yang lebih penting, mengancam masa depannya sebagai pewaris tunggal Kim Pharmaceutical. Ia telah menemui dokter-dokter terbaik di Korea, bahkan terbang ke Amerika dan Eropa untuk mencari jawaban. Namun, setiap kunjungan, setiap konsultasi, selalu berakhir dengan kesimpulan yang sama, sebuah diagnosa yang terdengar seperti lelucon pahit.

"Tuan Kim," Profesor Choi, seorang urolog terkemuka dengan reputasi internasional, duduk tegak di kursinya, tatapan seriusnya tidak goyah. "Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, dan hasil tes Anda juga membuktikan, tidak ada kelainan fisik yang mendasari kondisi Anda. Ini murni faktor psikologis."

Soohyun mendengus, menahan diri untuk tidak membanting gelas di tangannya. "Psikologis? Profesor, saya sudah mencoba segalanya. Terapi, hipnotis, bahkan yoga! Apa lagi yang harus saya lakukan? Apakah Anda mengharapkan saya untuk tiba-tiba jatuh cinta pada seseorang dan 'keajaiban' terjadi?" Ada nada sarkasme yang tajam dalam suaranya.

Profesor Choi menghela napas. "Tuan Kim, gairah dan respons seksual seringkali sangat terkait dengan kondisi emosional dan psikis seseorang. Anda adalah pria yang sangat berprestasi, berada di puncak kekuasaan. Tekanan yang Anda alami, ekspektasi keluarga, beban perusahaan.. semua itu bisa menjadi faktor pemicu." Ia menjeda, menatap Soohyun dengan tatapan penuh pengertian, yang justru membuat Soohyun muak. "Yang Anda butuhkan adalah seseorang yang bisa benar-benar membangkitkan gairah Anda. Seseorang yang memicu respons alami, tanpa paksaan, tanpa tekanan."

"Jadi, Anda menyarankan saya untuk mencari 'inspirasi'?" Soohyun melipat tangannya di dada, tatapan matanya tajam. "Seolah saya bisa menemukan wanita yang tepat di setiap sudut jalan? Profesor, saya sudah mencoba. Model-model papan atas, aktris-aktris terkenal, wanita dari berbagai latar belakang, semuanya! Dan tidak ada satu pun yang berhasil. Yang ada hanya kekosongan yang semakin dalam." Ia menunjuk ke arah dadanya. "Di sini. Kosong. Hampa."

Profesor Choi menggelengkan kepala. "Bukan hanya fisik, Tuan Kim. Anda harus menemukan koneksi yang lebih dalam, sesuatu yang melampaui sekadar daya tarik fisik. Seseorang yang bisa menstimulasi Anda, bukan hanya secara harfiah, tetapi juga secara emosional dan mental."

Soohyun memijat pelipisnya. Gila. Itu murni kegilaan. Bagaimana bisa seorang pria sepertinya, yang selama ini mengandalkan logika dan kontrol, kini harus mencari sesuatu yang begitu tak terdefinisi, begitu.. romantis? Ini bukan dirinya.

"Apakah ada batasan waktu untuk 'keajaiban' ini terjadi, Profesor?" Soohyun bertanya, suaranya kini dingin dan menusuk. "Karena jika tidak ada pewaris dalam waktu dekat, posisi saya sebagai pewaris sah Kim Pharmaceutical akan terancam. Paman saya, Kim Dohoon, sudah lama mengincar posisi ini. Anda tahu reputasinya."

Profesor Choi mengangguk, ekspresinya berubah serius. "Saya memahami kekhawatiran Anda, Tuan Kim. Tapi saya tidak bisa memberikan jaminan waktu untuk hal seperti ini. Ini adalah proses yang sangat personal."

Kata-kata Profesor Choi terus bergema di benak Soohyun bahkan setelah konsultasi berakhir. Bayangan pamannya, Kim Dohoon, yang licik dan ambisius, melintas di benaknya. Dohoon selalu menatapnya dengan campuran iri dan rasa haus kekuasaan. Jika ia tidak bisa menghasilkan pewaris, maka Kim Pharmaceutical, warisan keluarga yang telah dibangun dengan darah dan keringat selama puluhan tahun, akan jatuh ke tangan pamannya. Dan Soohyun tidak akan pernah membiarkan itu terjadi.

Oneshoot!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang