Fated 6/6

368 68 10
                                        

​Beberapa bulan telah merayap perlahan sejak kegelapan ambisi Adipati Jin terkunci di balik jeruji batu. Kekaisaran Cheon, yang sempat berada di ambang jurang perang saudara, kini menemukan dirinya bermandikan cahaya yang baru, kedamaian dan kemakmuran. Itu adalah sebuah keajaiban, bukan dicapai dengan pedang, melainkan dengan strategi.

​Baek Hyunwoo, sang Pangeran yang pernah dicap "haus darah" dan dibayangi oleh takdir buruk, kini berdiri tegak sebagai simbol kepemimpinan yang bijaksana. Transformasinya sungguh mencolok. Matanya yang dulu keras dan penuh bayangan masa lalu kini memancarkan ketenangan yang meyakinkan. Perbatasan Kekaisaran aman, hasil dari reformasi militer yang cerdas dan aliansi politik yang diatur olehnya-dengan bisikan strategis dari wanita di sisinya.

​Wanita itu adalah Hong Haein. Ia adalah arsitek utama di balik perdamaian ini. Strategi dagang cerdasnya menstabilkan ekonomi, sementara kampanye kesejahteraan rakyatnya menghapus keraguan yang masih tersisa di benak para bangsawan. Bersama-sama, mereka telah membuktikan bahwa cinta bukanlah kelemahan, melainkan fondasi bagi kekuatan terbesar.

​Sore itu, di halaman belakang Paviliun Teratai, Haein sedang menyiram pot-pot bunga mawar yang baru mekar. Hyunwoo mendekatinya, jubah sederhananya berkibar lembut ditiup angin.

​"Jenderal Lee baru saja melaporkan," ujar Hyunwoo, suaranya dalam namun lembut, "Para pedagang di perbatasan utara memberikan penghormatan khusus kepadamu, Permaisuri-ku. Mereka bilang, 'Berkat strategi Ratu Hong, mereka tidak lagi takut pada serigala, melainkan sibuk menghitung untung.'"

​Haein tertawa kecil, suara tawa yang manis dan langka, yang selalu berhasil melembutkan hati Hyunwoo. Ia meletakkan gayung dan berbalik menghadap Hyunwoo.

​"Aku bukan Ratu, belum," koreksi Haein, tangannya meraih tangan Hyunwoo yang kasar. "Dan aku hanya mengatur apa yang telah Yang Mulia mulai. Kau yang memberikan mereka keamanan, Hyunwoo. Strategi bisnis tanpa perbatasan yang aman hanyalah mimpi."

​Hyunwoo menariknya mendekat, membiarkan tubuhnya bersandar pada tubuh wanita yang telah mengubah seluruh hidupnya. "Aku hanya memberikan pedang, Haein. Kau yang mengajariku bagaimana menggunakan pedang itu untuk membangun, bukan hanya untuk menghancurkan. Kau memutus rantai kebencian itu, bukan aku."

​Haein mendongak, matanya bertemu dengan mata Hyunwoo. Di matanya, ia melihat cinta yang tulus dan janji yang tak akan pernah goyah. "Kita melakukannya bersama," bisik Haein, penuh keyakinan. "Kita adalah satu takdir yang baru. Dan aku tidak sabar untuk memulai babak itu."

​Ia menyentuh pipi Hyunwoo, yang langsung memejamkan mata, menikmati sentuhan itu. "Aku juga tidak sabar," balas Hyunwoo, membuka mata. "Aku ingin mengakhiri semua gelar-gelar sementara ini dan menjadikannya abadi. Aku ingin seluruh dunia tahu-kau adalah milikku. Dan aku akan menjadikanmu wanita yang paling bahagia di Kekaisaran Cheon."

​"Aku sudah menjadi yang paling bahagia," bisik Haein, sebelum Hyunwoo membungkuk dan menciumnya dengan penuh cinta.

###

Suasana di taman istana utama sungguh megah. Ribuan bunga teratai putih dan merah muda yang baru mekar menghiasi setiap sudut, kolam besar yang memantulkan langit biru, dan jajaran lampion sutra merah berukiran naga dan phoenix tergantung elegan di udara. Para bangsawan, menteri, dan Jenderal yang berpakaian serba mewah berbisik-bisik kagum, tetapi pandangan mereka terpusat pada satu lorong yang ditaburi kelopak mawar.

​Hong Haein, mengenakan Hanbok Pengantin Kekaisaran (Hwalot) yang dibuat dari sutra emas dan merah darah, berjalan perlahan. Mahkota kecil perak (Jokduri) bertengger anggun di kepalanya. Setiap langkahnya memancarkan ketenangan yang menaklukkan dan martabat yang baru. Ia bukan lagi putri kerajaan musuh, ia adalah calon Permaisuri yang dicintai, dihormati karena kecerdasan dan keberaniannya. Matanya yang berkaca-kaca menyapu kerumunan-semua ketidakpercayaan dan kebencian telah digantikan oleh rasa hormat yang mendalam.

Oneshoot!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang