Ruang konferensi hotel itu penuh sesak dengan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik. Kilatan lampu kamera dan suara jepretan tanpa henti menciptakan atmosfer yang tegang dan penuh tekanan. Di depan podium, berdiri Hong Haein dan Baek Hyunwoo. Mereka berdua tampak pucat dan tegang, namun berusaha untuk tetap tegar di bawah sorotan puluhan pasang mata.
Di belakang mereka, berdiri Lee Minji dan beberapa anggota tim manajemen The Wedding Architect lainnya, dengan ekspresi khawatir dan cemas.
Haein memegang mikrofon dengan tangan gemetar. Ia menarik napas dalam-dalam sebelum memulai.
Haein memulai dengan suara yang sedikit bergetar namun berusaha terdengar jelas.
"Selamat pagi. Saya Hong Haein. Terima kasih atas kehadiran Anda di sini. Kami mengadakan konferensi pers ini untuk menanggapi berita dan rumor yang beredar luas mengenai pernikahan saya dengan Baek Hyunwoo."
Haein terdiam sejenak, mengumpulkan keberanian. "Saya di sini hari ini untuk mengakui.. bahwa berita dan rumor tersebut adalah benar. Pernikahan saya dengan Baek Hyunwoo.. bukanlah pernikahan yang didasari oleh cinta seperti yang selama ini kami tampilkan di hadapan publik. Pernikahan ini.. adalah sebuah pernikahan kontrak."
Suara gemuruh bisikan dan jepretan kamera semakin intens memenuhi ruangan. Para wartawan saling berebut untuk mendapatkan gambar dan kutipan pertama dari pengakuan mengejutkan ini.
Haein melanjutkan dengan nada yang semakin emosional. "Saya mengambil keputusan ini.. karena tekanan yang sangat besar untuk membuktikan kesuksesan perusahaan saya, The Wedding Architect. Saya merasa bahwa untuk meyakinkan klien-klien kami bahwa kami mampu mewujudkan pernikahan impian, saya sendiri harus terlihat memiliki pernikahan yang sempurna. Ini adalah pemikiran yang salah, dan saya sangat menyesalinya."
Haein menoleh ke arah Hyunwoo, yang berdiri di sampingnya dengan wajah tertunduk. "Saya juga ingin meminta maaf kepada Baek Hyunwoo. Ia adalah seorang karyawan yang berdedikasi dan tidak seharusnya terseret dalam rencana gila saya ini. Saya tahu saya telah menempatkannya dalam posisi yang sangat sulit."
Haein kembali menatap para wartawan, air mata mulai menggenangi matanya. "Kepada seluruh klien kami, para mitra bisnis, dan masyarakat luas yang telah mempercayai The Wedding Architect, saya meminta maaf dari lubuk hati yang paling dalam. Kami telah mengecewakan kepercayaan Anda. Kami telah membangun citra yang didasari oleh kebohongan. Tidak ada alasan yang bisa membenarkan tindakan kami ini."
Setelah Haein selesai berbicara, Hyunwoo maju ke depan, mengambil mikrofon dengan tangan yang juga tampak gemetar.
"Perkenalkan, saya Baek Hyunwoo.. saya juga ingin menyampaikan permintaan maaf saya. Awalnya, saya menolak ide pernikahan kontrak ini. Saya tahu ini salah. Namun, karena tawaran yang diberikan oleh Sajangnim.. tawaran yang bisa membantu keluarga saya keluar dari kesulitan finansial.. saya akhirnya menerima. Ini adalah keputusan yang sangat saya sesali."
Hyunwoo menatap para wartawan dengan ekspresi penuh penyesalan. "Saya tahu saya telah mengecewakan banyak orang. Saya telah menjadi bagian dari kebohongan ini, dan untuk itu, saya sangat menyesal. Saya harap Anda semua bisa mengerti bahwa saya berada dalam situasi yang sulit, namun itu bukanlah pembenaran atas tindakan saya."
Setelah Hyunwoo selesai berbicara, para wartawan langsung menyerbu dengan berbagai pertanyaan.
"Nyonya Hong, apakah ini berarti semua pernikahan yang Anda tangani selama ini juga didasari oleh kepura-puraan?"
Dengan nada tegas Haein menjawab. "Tidak. Sama sekali tidak. Kami selalu berusaha untuk mewujudkan pernikahan impian klien-klien kami dengan tulus dan profesional. Keputusan untuk melakukan pernikahan kontrak ini adalah keputusan pribadi saya, dan tidak ada hubungannya dengan kualitas layanan yang kami berikan kepada klien kami."
